Taichung, 16 Jan. (CNA) Departemen Kepolisian Taichung bekerja sama dengan pihak bank berhasil menggagalkan penipuan asmara yang menargetkan seorang wanita yang hendak mencairkan deposito NT$500.000 (Rp267,3 juta) untuk diberikan kepada “kekasih daring”.
Departemen tersebut menjelaskan, kasus ini terungkap setelah pihak bank melaporkan adanya nasabah wanita yang bersikeras mencairkan depositonya secara tergesa-gesa dengan alasan yang terus berubah.
Petugas polisi yang tiba di lokasi kemudian memeriksa percakapan di ponsel korban, yang diketahui bekerja sebagai pemandu wisata. Dari hasil pemeriksaan, korban telah menjalin hubungan jarak jauh dengan seorang pria asing yang kerap memanggilnya “istri”, ujar kepolisian.
Pelaku menggunakan modus berpura-pura telah mengirimkan sejumlah uang dalam mata uang dolar Hong Kong sebagai bukti keseriusan hubungan. Namun, ia mengklaim dana tersebut tertahan dan meminta korban menghubungi seorang “petugas daring” untuk membuka akun valuta asing.
Petugas palsu tersebut selanjutnya meminta korban menyerahkan kartu ATM, kata sandi, serta uang jaminan sebesar NT$1 juta dengan dalih verifikasi aset, jelas polisi.
Setelah dilakukan pengecekan lebih lanjut, korban terkejut mengetahui bahwa saldo di rekeningnya sebesar NT$300.000 telah habis dikuras setelah sebelumnya ia menyerahkan kartu ATM kepada pelaku, menurut departemen tersebut.
Menurut departemen tersebut, setelah diberi penjelasan dan analisis dari pihak kepolisian, korban akhirnya menyadari dirinya menjadi sasaran penipuan dan membatalkan rencana pengiriman sisa dana deposito. Dengan demikian, uang sebesar NT$500.000 berhasil diselamatkan dari tangan komplotan penipu.
(Oleh Hao Hsueh-ching dan Agoeng Sunarto)