Reporter CTi News dan 5 personel militer ditahan terkait dugaan kebocoran informasi ke Tiongkok

18/01/2026 18:29(Diperbaharui 18/01/2026 18:29)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Kantor Kejaksaan Distrik Ciaotou Taiwan. (Sumber Foto : Dokumentasi CNA)
Kantor Kejaksaan Distrik Ciaotou Taiwan. (Sumber Foto : Dokumentasi CNA)

Kaohsiung, 18 Jan. (CNA) Seorang reporter CTi News serta lima personel militer aktif dan purnawirawan ditahan tanpa komunikasi pada Sabtu (17/1), terkait dugaan keterlibatan dalam skema penyuapan untuk membocorkan informasi militer kepada pihak yang disebut sebagai “individu asal Tiongkok”, menurut Kejaksaan Ciaotou.

Pengadilan Distrik Ciaotou Taiwan mengabulkan permintaan kejaksaan untuk menahan Lin Chen-you (林宸佑) dan lima personel militer aktif serta pensiunan tanpa kunjungan setelah sidang, kata kantor kejaksaan setempat dalam siaran pers.

Pada Jumat, kejaksaan Ciaotou melakukan penggeledahan di tempat tinggal sewaan Lin di Taipei dan membawanya ke Kaohsiung untuk diinterogasi, sementara tempat tinggal sembilan anggota militer aktif dan purnawirawan tersebut juga digeledah pada hari itu, kata kantor tersebut.

Setelah menginterogasi para tersangka, kejaksaan Chou Wei-chih (周韋志) mengklaim bahwa Lin membayar anggota militer aktif sejumlah uang mulai dari beberapa ribu hingga puluhan ribu dolar Taiwan baru sebagai imbalan untuk membocorkan "informasi terkait militer" kepada "individu Tiongkok," menurut kantor tersebut.

Lin Chen-you. (Sumber Foto : Dokumentasi CNA)
Lin Chen-you. (Sumber Foto : Dokumentasi CNA)

Para tersangka diyakini telah melanggar Undang-Undang Keamanan Nasional dan Undang-Undang Anti-Korupsi, menurut kantor kejaksaan.

Lin meliput isu politik, terutama di Legislatif, untuk CTi News dan juga menjadi pembawa acara program politik di saluran YouTube media tersebut.

Dalam sebuah pernyataan, CTi TV menyerukan proses peradilan yang adil dan jujur serta membantah laporan bahwa perusahaan mereka digeledah oleh kejaksaan pada Jumat.

"Kami menginginkan persidangan yang adil dan keadilan untuk semua. Tuhan memberkati Taiwan. Laporan bahwa CTi digeledah adalah tidak benar. Kami mendesak semua pihak untuk berhenti menyebarkan informasi palsu," kata pernyataan tersebut.

CTi News kehilangan lisensi televisi kabelnya pada tahun 2020 setelah regulator komunikasi Taiwan menolak memperpanjangnya, dengan alasan pelanggaran berulang.

Kementerian Pertahanan Nasional pada Sabtu mengatakan bahwa kasus tersebut telah diserahkan kepada kejaksaan Ciaotou setelah penyelidikan yang dimulai oleh Biro Keamanan Nasional, bekerja sama dengan kementerian dan Biro Investigasi, yang menelusuri petunjuk dan menemukan bukti yang melibatkan personel militer aktif dan lainnya.

(Oleh Chang Yi-lien, Lin Chiao-lien, Shih Hsiu-chuan, Jennifer Aurelia)

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/ML

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.