Taipei, 18 Jan. (CNA) Dengan datangnya massa udara dingin lainnya, suhu di Taiwan utara diperkirakan akan turun hingga serendah 12 derajat Celsius pekan depan, kata Direktorat Jenderal Cuaca Pusat (CWA) pada Sabtu (17/1).
CWA mengatakan udara dingin diperkirakan akan mendekati Taiwan pada Selasa (19/1) dan kemungkinan akan menguat dari Rabu hingga Kamis.
Suhu siang hari diperkirakan berkisar antara 18-19 derajat di utara pada hari Selasa sebelum turun menjadi 15-16 derajat dari Rabu hingga Kamis.
Suhu terendah pada hari Rabu dan Kamis diperkirakan turun hingga 12-13 derajat, kata CWA.
Di Taiwan tengah dan selatan, suhu tertinggi diperkirakan berkisar antara 18-20 derajat dari Rabu hingga Kamis sebelum turun menjadi 13-14 derajat pada malam hari, kata CWA.
Kelembapan udara diperkirakan akan meningkat dari Selasa hingga Kamis, tambah CWA, dengan kemungkinan curah hujan lebih deras di sisi angin Taiwan utara dan timur.
Sejalan dengan CWA, meteorolog independen Wu Der-rong (吳德榮) mengatakan ada kemungkinan pegunungan dengan ketinggian 3.000 meter atau lebih, termasuk Hehuanshan dan Hsuehshan, akan mengalami salju, sementara pegunungan sekitar 2.000 meter dapat mengalami hujan es atau embun beku.
Wu mengatakan kondisi cuaca dapat membaik mulai Sabtu depan seiring melemahnya udara dingin, namun efek pendinginan radiasi aktif -- mengacu pada pendinginan tanah di bawah langit cerah, angin ringan, dan kondisi kering -- diperkirakan akan menjaga perbedaan suhu siang dan malam tetap lebar.
Selesai/ja