Taipei, 15 Januari (CNA) Kantor Kejaksaan Distrik Hualien pada hari Kamis (15/1) mengatakan telah meminta agar Kepala Kecamatan Guangfu, Lin Ching-shui (林清水), ditahan secara incommunicado atas dugaan perannya dalam kematian 19 orang akibat jebolnya danau bendungan Matai'an Creek tahun lalu.
Jaksa mengatakan Lin diduga melakukan pelanggaran termasuk kelalaian yang menyebabkan kematian dan pelaporan jumlah evakuasi palsu pada saat danau bendungan meluap pada 23 September 2025.
Menurut jaksa, Badan Kehutanan dan Konservasi Alam (FANCA) mengeluarkan peringatan kuning untuk evakuasi preventif pada pukul 11 pagi tanggal 21 September dan peringatan merah untuk evakuasi wajib pada pukul 7 pagi tanggal 22 September.
Meski sudah ada peringatan, jaksa mengatakan Lin dan tiga staf Kantor Kecamatan Guangfu gagal secara aktif mengevakuasi warga sebagaimana diatur dalam peraturan penanggulangan bencana.
Jaksa menuduh keempat pejabat tersebut kemudian menyerahkan laporan jumlah evakuasi yang berisi informasi palsu kepada Departemen Urusan Sipil Pemerintah Kabupaten Hualien.
Jaksa mengatakan warga belum dievakuasi sebelum danau bendungan meluap pada 23 September, yang mengakibatkan "situasi bencana serius."
Penyidik pada hari Rabu menggeledah delapan lokasi, termasuk Kantor Kecamatan Guangfu, menyita barang bukti dan membawa Lin serta tiga pejabat lainnya untuk diinterogasi, menurut jaksa.
Tiga orang lainnya diduga melakukan pelanggaran yang sama dengan Lin, kata jaksa.
Setelah diinterogasi, Lin langsung ditahan karena dikhawatirkan akan bersekongkol dengan rekan atau saksi. Jaksa menambahkan bahwa mereka telah mengajukan permohonan ke Pengadilan Distrik Hualien agar kepala kecamatan secara resmi ditahan tanpa komunikasi dengan dunia luar.
Jaksa menambahkan bahwa tiga tersangka lainnya tidak memerlukan penahanan dan dibebaskan dengan pembatasan yang diperintahkan pengadilan.
Jaksa mengatakan satu tersangka, seorang sekretaris bermarga Chang (張), diberikan jaminan sebesar NT$200.000 (Rp107.041.228), sementara seorang kepala seksi bermarga Wang (王) diberikan jaminan sebesar NT$150.000.
Keduanya dikenakan pemantauan elektronik dengan pembatasan tempat tinggal dan perjalanan ke luar negeri.
Kantor tersebut mengatakan tersangka lainnya, seorang pegawai kontrak bermarga Tseng (曾), juga dikenakan pembatasan tempat tinggal dan perjalanan ke luar negeri.
Selesai/