Wisata Taiwan makin diminati warga Filipina, daya tarik beragam disorot media lokal

17/01/2026 11:03(Diperbaharui 17/01/2026 11:03)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Pasar malam Ningxia di Kota Taipei (Sumber Foto : Dokumentasi CNA)
Pasar malam Ningxia di Kota Taipei (Sumber Foto : Dokumentasi CNA)

Taipei, 17 Jan. (CNA) Minat warga Filipina untuk bepergian ke luar negeri terus meningkat, dengan Taiwan tercatat sebagai destinasi wisata terbesar keempat bagi pelancong Filipina tahun lalu, seiring maraknya pemberitaan media Filipina yang menyoroti daya tarik kuliner, alam, dan suasana perkotaan Taiwan.

Berdasarkan data Kementerian Pariwisata Filipina, jumlah warga Filipina yang melakukan perjalanan ke luar negeri meningkat dari 5.597.316 orang pada 10 bulan pertama 2024 menjadi 6.247.933 orang pada periode yang sama tahun 2025.

Jumlah wisatawan Filipina yang berkunjung ke Taiwan juga menunjukkan kenaikan signifikan, dari 336.997 orang pada 10 bulan pertama 2024 menjadi 454.487 orang pada periode yang sama tahun 2025. Peningkatan tersebut mendorong posisi Taiwan naik dua peringkat dalam daftar tujuan wisata warga Filipina, hingga menempati peringkat keempat.

Media Filipina GMA News Network baru-baru ini melaporkan bahwa Taiwan tidak hanya memiliki destinasi wisata terkenal, tetapi juga merupakan “surga” bagi pencinta kuliner. Mulai dari kawasan bernuansa budaya di Taichung hingga suasana santai di Yangmingshan dan Beitou, wisatawan dapat menikmati beragam hidangan, dari jajanan kaki lima hingga sajian restoran berkelas.

Laporan tersebut menyebutkan bahwa berbagai pilihan kuliner, seperti minuman teh tradisional, jajanan pasar malam, hidangan tumis khas Taiwan, hingga aneka hot pot dan restoran prasmanan, menjadikan perjalanan wisata penuh kejutan. Beberapa makanan khas yang disoroti antara lain teh susu mutiara, daging sapi potong dadu, dan ayam rebus khas Taiwan.

Selain itu, penulis Manila Bulletin, Jullie Yap Daza, membagikan pengalamannya menjelajahi Taipei yang hanya berjarak dua jam penerbangan dari Manila. Ia memuji cuaca musim dingin Taiwan yang sejuk karena sangat nyaman untuk menjelajahi kota tanpa perlu pakaian yang terlalu tebal.

(Oleh Emerson Lin dan Agoeng Sunarto)

Selesai/ja

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.