Tim konstruksi mulai turunkan danau penghalang di Sungai Matai'an

01/01/2026 18:19(Diperbaharui 01/01/2026 18:52)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Alat berat terlihat di puncak danau penghalang di Sungai Matai
Alat berat terlihat di puncak danau penghalang di Sungai Matai'an, Taiwan timur, pada 28 Desember. (Sumber Foto : Dokumentasi Badan Kehutanan dan Konservasi Alam)

Taipei, 1 Jan. (CNA) Sebuah tim konstruksi telah mencapai puncak danau bendungan di Sungai Matai'an, Taiwan timur, dan mulai melakukan upaya untuk secara bertahap menghilangkan hambatan batu dan sedimen yang membentuk danau tersebut guna mengalirkan air dan memulihkan aliran sungai, setelah terjadinya luapan mematikan pada bulan September 2025 lalu.

Badan Kehutanan dan Konservasi Alam (FANCA) cabang Hualien mengatakan pada hari Rabu (31/12) bahwa mereka menunjuk kontraktor yang sama yang sebelumnya menghilangkan hambatan yang menciptakan danau bendungan Yanzikou di Taroko Gorge untuk melakukan pekerjaan ini selama musim tidak banjir.

FANCA mengatakan tim tersebut bergerak ke hulu sepanjang dasar sungai, yang telah terangkat dan diratakan oleh sedimen yang diendapkan setelah luapan sebelumnya, sehingga memungkinkan alat berat beroda rantai untuk lewat.

Pada 15 Desember, kru yang terdiri dari 19 orang mengerahkan sembilan ekskavator dan buldoser berukuran sedang hingga besar. Namun, sekitar 500 meter dari titik luapan, terjadi longsor di tepi kiri yang menimbun beberapa kendaraan, meskipun semua operator berhasil lolos tanpa cedera.

Tim tersebut kembali bekerja pada 28 Desember dengan 14 pekerja dan lima kendaraan, berhasil mencapai puncak bendungan dari mana mereka melanjutkan untuk menghilangkan batu dan sedimen yang membentuk danau bendungan tersebut, kata FANCA.

Badan tersebut mengatakan akses melalui dasar sungai asli hanya memungkinkan selama musim tidak banjir dan cocok untuk operasi jangka pendek. Jalan akses terpisah yang sedang dibangun di sepanjang tepi selatan akan berfungsi sebagai jalur jangka panjang.

FANCA mengatakan jalan baru tersebut diperkirakan akan selesai pada Juni tahun depan, sehingga memungkinkan stabilisasi lereng, pengendalian sedimen, dan respons darurat yang berkelanjutan.

Pemantauan terbaru menunjukkan danau bendungan tersebut menampung antara 280.000 dan 300.000 meter kubik air dalam beberapa minggu terakhir, sekitar 0,3 persen dari tingkat sebelum luapan, dengan lereng tepi kiri yang tidak stabil dan endapan sedimen besar tetap menjadi tantangan utama.

(Oleh Chang Chi, Lee Hsin-Yin, dan Muhammad Irfan)

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/ML

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.