Taipei, 1 Jan. (CNA) Kantor Ekonomi dan Kebudayaan Manila (MECO) menyambut hangat rencana Taiwan untuk mendirikan pusat perekrutan lintas negara pertamanya di Filipina guna memungkinkan para pemberi kerja Taiwan merekrut pekerja migran di sana secara langsung, tanpa agensi perantara.
"Inisiatif ini mencerminkan kemitraan yang semakin erat antara Filipina dan Taiwan serta menandai langkah penting menuju perekrutan yang lebih etis, transparan, dan berpusat pada pekerja," kata Ketua dan Perwakilan Residen MECO, Corazon Avecilla-Padiernos, dalam sebuah pernyataan pada Selasa (31/12).
Kementerian Ketenagakerjaan (MOL) Taiwan pada Jumat lalu mengatakan pusat baru tersebut akan dibuka pada kuartal pertama tahun 2026 dan akan melewati sistem perantara tenaga kerja yang selama ini digunakan.
Di bawah sistem baru ini, biaya tiket pesawat, pemeriksaan kesehatan, dan visa untuk pekerja migran pada prinsipnya akan dibayarkan pemberi kerja Taiwan, bukan oleh pekerja, menurut Lydia Huang (黃齡玉), Direktur Jenderal Pengembangan Tenaga Kerja MOL.
Padiernos menyoroti mekanisme perekrutan langsung dan pergeseran beban biaya utama ke pemberi kerja Taiwan, dengan mengatakan bahwa langkah-langkah ini dapat "Secara signifikan mengurangi beban keuangan pada pekerja Filipina dan membantu mengatasi praktik perantara yang merugikan."
Saat ini, sebagian besar pekerja migran di Taiwan direkrut melalui perantara, dan banyak pekerja membayar biaya kepada perantara di negara asal mereka.
Perantara di Taiwan kemudian diizinkan mengenakan biaya layanan bulanan yang dibatasi sebesar NT$1.800 (Rp956.785) pada tahun pertama setelah kedatangan, NT$1.700 pada tahun kedua, dan NT$1.500 mulai tahun ketiga dan seterusnya.
Padiernos mengatakan MECO akan bekerja sama erat dengan Administrasi Kesejahteraan Pekerja Luar Negeri Filipina dan Departemen Pekerja Migran serta lembaga terkait di Taiwan, "Untuk membantu memastikan bahwa sistem baru ini benar-benar melindungi hak dan kesejahteraan pekerja Filipina, sekaligus memenuhi kebutuhan tenaga kerja Taiwan yang sah."
Meskipun pusat tersebut belum dibuka, Menteri Ketenagakerjaan Taiwan Hung Sun-han (洪申翰) mengatakan pada Jumat lalu bahwa MOL telah membentuk satuan tugas khusus untuk menerima aplikasi pekerja dari pemberi kerja Taiwan mulai 1 Januari 2026.
Selesai/IF