Wali Kota Taichung umumkan 5 langkah perbaikan setelah bus tewaskan pejalan kaki

24/09/2024 15:32(Diperbaharui 24/09/2024 16:48)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Walikota Kota Taichung, Lu Shiow-yen, dalam rapat dewan kota pada Selasa. (Sumber Foto : CNA, 24 September 2024)
Walikota Kota Taichung, Lu Shiow-yen, dalam rapat dewan kota pada Selasa. (Sumber Foto : CNA, 24 September 2024)

Taichung, 24 Sep. (CNA) Wali Kota Taichung, Lu Shiow-yen (盧秀燕) baru-baru ini mengumumkan lima langkah perbaikan setelah sebuah bus menabrak dua mahasiswi di penyeberangan kota pada Minggu (22/9), menewaskan satu dan melukai yang lain.

Dalam sebuah pembicaraan pada pertemuan dewan kota hari Selasa pagi, Lu mengatakan bahwa ia merasa "Sangat sedih" atas kecelakaan tersebut, yang ia sangutpautkan kepada "Kelalaian" pengemudi bus profesional tersebut.

Lu mengatakan, tanpa memberikan detail apa pun, bahwa pemerintah Kota Taichung akan memberlakukan "Hukuman berat" sebesar NT$1,2 juta (Rp569,34 juta) pada perusahaan bus yang terlibat dalam insiden tersebut dan meminta semua operator bus di kota tersebut melaksanakan "Pelatihan pendidikan keselamatan" dalam waktu 10 hari.

Ia juga mengatakan bahwa pemerintah kota akan meninjau persimpangan di mana insiden fatal itu terjadi serta 20 titik panas kecelakaan lalu lintas lainnya di seluruh kota.

Wali Kota Taiwan tengah ini juga berjanji untuk meningkatkan hukuman yang dikenakan pada perusahaan bus yang terlibat dalam kecelakaan serius dan memasang "Sistem bantuan keselamatan pengemudi" di semua bus kota pada akhir tahun ini.

"Ketika kita keluar dari mobil, kita semua adalah pejalan kaki," kata walikota kepada para pengemudi. "Ketika kita masuk ke dalam mobil, kita harus memperlakukan pejalan kaki seperti keluarga kita sendiri."

Dua mahasiswi Universitas Tunghai sedang menyeberang di penyeberangan pejalan kaki di sebuah Distrik di Pusat Taichung sekitar pukul 9.15 pada hari Minggu malam ketika mereka ditabrak oleh bus kota No. 305.

 Lokasi kejadian kecelakaan lalu lintas di sebuah persimpangan jalan di Taichung terlihat diberi pagar oleh polisi pada hari Minggu. (Sumber Foto : Kontributor pribadi)
 Lokasi kejadian kecelakaan lalu lintas di sebuah persimpangan jalan di Taichung terlihat diberi pagar oleh polisi pada hari Minggu. (Sumber Foto : Kontributor pribadi)

Bus tersebut, yang dioperasikan oleh Perusahaan Transportasi Bus Geya, berbelok kiri dari Luchuan East Street menuju Zhongshan Road, menewaskan satu mahasiswi bermarga Lin (林) dan melukai yang lain bermarga Wang (王).

Sopir bus yang menabrak kedua mahasiswi tersebut, bermarga Shih (施), dibebaskan dengan jaminan NT$10.000 setelah diperiksa oleh kejaksaan atas dugaan pembunuhan tidak sengaja pada Senin.

Shih, yang telah mengemudikan rute tersebut selama 15 tahun dan tidak dalam pengaruh alkohol pada saat tabrakan terjadi hari Minggu, mengatakan kepada polisi bahwa ia tidak melihat kedua perempuan tersebut menyeberang jalan karena sudah "Terlambat" dan "Gelap," dan karena mereka mengenakan pakaian gelap.

Mahasiswi tersebut menyeberang jalan di penyeberangan pejalan kaki sesuai dengan peraturan lalu lintas selama lampu hijau yang menunjukkan hak mereka untuk melintas.

Kendati demikian, di Taiwan pengemudi diizinkan untuk melintasi penyeberangan pejalan kaki di persimpangan saat berbelok bahkan ketika lampu penyeberangan hijau menyala yang seharusnya menjadi jalur aman untuk pejalan kaki.

Halaman Facebook Wali Kota Lu telah dibanjiri dengan komentar marah setelah berita tentang tabrakan fatal tersebut.

"Lalu lintas paling kacau di seluruh Taiwan ada di Kota Taichung," kata salah satu komentator, sementara yang lain mengatakan kota itu adalah "Neraka pejalan kaki."

Pada bulan Juni, Kementerian Transportasi dan Komunikasi (MOTC) merilis data yang menunjukkan bahwa dalam tiga bulan pertama tahun ini, 119 pejalan kaki tewas akibat kecelakaan jalan.

Menurut MOTC, penyebab utama kematian ini adalah pengemudi yang gagal memberikan jalan kepada pejalan kaki yang menyeberang jalan di penyeberangan persimpangan atau pejalan kaki yang menyeberang jalan di luar penyeberangan yang ditandai.

(Oleh James Thompson, Hao Hsueh-ching, dan Muhammad Irfan)

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/JA

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.