Taipei, 16 Sep. (CNA) Sekretaris Jenderal Chinese Taipei Gymnastics Association (CTGA), Chiang Chien-tung (江建東), telah mengundurkan diri setelah secara sepihak menolak undangan untuk dua pesenam agar berkompetisi di Artistic Gymnastics World Championships bulan depan, demikian disampaikan asosiasi tersebut pada Selasa (15/8).
Dalam sebuah pernyataan, CTGA kembali meminta maaf kepada pesenam Lee Chia-wei (李佳蔚) dan Pan Cai-chen (潘采宸), serta keluarga dan pelatih mereka, karena menolak undangan tanpa berkonsultasi dengan mereka dan telah merampas kesempatan mereka untuk berkompetisi.
"Sebanyak apapun permintaan maaf tidak akan bisa mengembalikan tempat kedua atlet ini -- hasilnya tidak dapat diubah," kata CTGA. "Mereka telah mendedikasikan bertahun-tahun untuk mendapatkan satu kesempatan bertanding, dan kami bahkan tidak memberi tahu mereka bahwa mereka sudah berada di ambang pintu."
Chiang mengundurkan diri sebagai sekretaris jenderal setelah Kementerian Olahraga menerapkan Pasal 43 Undang-Undang Olahraga Nasional hari Jumat lalu untuk memberhentikannya, menurut pernyataan tersebut.
Pernyataan CTGA ini muncul di tengah meningkatnya kecaman atas penanganan insiden tersebut, yang terungkap pada 7 September. Asosiasi tersebut berjanji akan melakukan reformasi dalam dua bulan untuk memastikan tidak ada atlet lain yang mengalami nasib serupa.
Kedua pesenam tersebut berbasis di Kabupaten Pingtung. Lee lahir pada tahun 2009 dan Pan pada tahun 2008.
Menurut CTGA, keduanya telah mendapatkan tempat yang dialokasikan ulang untuk berkompetisi di Artistic Gymnastics World Championships di Rotterdam, Belanda, pada 17-25 Oktober, dengan Pan lolos di nomor lantai dan Lee di palang bertingkat.
CTGA menerima undangan dari World Gymnastics pada dini hari 20 Agustus dan diberikan waktu satu hari untuk mengonfirmasi, menurut pernyataan sebelumnya dari asosiasi.
Chiang menyimpulkan bahwa tidak memungkinkan untuk menyelesaikan prosedur yang diperlukan untuk masuk internasional dalam waktu 24 jam dan memberitahu World Gymnastics bahwa asosiasi tidak dapat memenuhi tenggat waktu, menurut CTGA.
Asosiasi mengatakan daftar tim nasional harus ditinjau oleh komite seleksi resmi dan diajukan ke Kementerian Olahraga, dan bahwa asosiasi individu tidak dapat membuat keputusan seperti itu sendiri.
Pada Jumat lalu, kementerian memerintahkan CTGA untuk menyerahkan tinjauan penuh yang memperjelas proses pengambilan keputusan dan penetapan tanggung jawab.
Kementerian juga menginstruksikan asosiasi untuk menetapkan prosedur formal dalam menangani alokasi ulang tempat kualifikasi dan pemberitahuan darurat.
Selesai/