Nagoya, 18 Sep. (CNA) Menteri Olahraga Taiwan, Lee Yang (李洋), menghadiri upacara pengibaran bendera Asian Games di Jepang pada hari Jumat (18/9) setelah penundaan selama satu jam di tengah perselisihan terkait dugaan upaya untuk melarangnya menghadiri acara tersebut.
Upacara yang diadakan menjelang pembukaan Asian Games Aichi-Nagoya 2026 ini dijadwalkan berlangsung pada pukul 13.30 waktu setempat, dengan delegasi dari Taiwan, Timor-Leste, Korea Utara, India, dan Palestina dijadwalkan hadir.
Namun, setelah para delegasi memasuki lokasi, upacara tidak dimulai sesuai jadwal, dan pejabat Jepang kemudian meminta mereka untuk kembali ke area tunggu tanpa memberikan alasan yang jelas atas penundaan tersebut.
Menteri tanpa portofolio Taiwan, Wu Cheng-wen (吳誠文), yang juga dijadwalkan menghadiri acara tersebut, mengatakan kepada media Taiwan di lokasi bahwa Dewan Olimpiade Asia (OCA) telah mengeluarkan "perintah" yang melarang Lee menghadiri upacara.
Wu mengatakan ia meminta untuk melihat perintah tersebut, namun pejabat di lokasi tidak dapat menunjukkannya. Masih belum jelas apakah perintah semacam itu benar-benar ada.
Lee dan anggota delegasi Taiwan lainnya akhirnya kembali ke lokasi dan ikut serta dalam upacara tersebut.
Lee kemudian mengatakan kepada CNA bahwa "kami melakukan yang terbaik untuk melindungi hak-hak kami dan tidak ingin tunduk pada bentuk penindasan apa pun."
Ia mengatakan Komite Olimpiade Chinese Taipei telah menyelesaikan proses aplikasi yang diperlukan dan ia tidak tahu mengapa panitia penyelenggara di Jepang tampaknya menerima instruksi dari OCA untuk mengecualikannya.
"Kami berharap dapat menjalankan hak kami, dan semua yang kami lakukan adalah wajar dan berbasis bukti. Setelah diskusi terakhir kami dengan panitia penyelenggara, kami akhirnya dapat memasuki lokasi dan berpartisipasi dalam upacara," ujarnya.
Asian Games akan dibuka pada Sabtu, dan Lee mengajak masyarakat untuk mengikuti ajang tersebut.
"Kami juga berharap lebih banyak atlet Taiwan dapat tampil sebaik mungkin dan memberikan yang terbaik di Asian Games, sehingga Taiwan dapat lebih terlihat di panggung internasional," tambahnya.
Selesai/ja