Taipei, 16 Sep. (CNA) Menteri Ketenagakerjaan Hung Sun-han (洪申翰) mengatakan pada Selasa (15/9) bahwa "partisipasi yang setara dan martabat timbal balik" akan tetap menjadi prinsip panduan bagi partisipasi Taiwan dalam pertemuan tingkat menteri Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) mendatang di Tiongkok.
Hung dijadwalkan akan melakukan perjalanan ke Nanjing untuk menghadiri Pertemuan Tingkat Menteri Pengembangan Sumber Daya Manusia APEC pada 21 September, menjadi kepala kementerian pertama dalam pemerintahan Lai Ching-te (賴清德) yang mengunjungi Tiongkok di tengah hubungan lintas Selat Taiwan yang tegang.
Berbicara kepada wartawan sebelum sebuah upacara di Taipei, Hung mengatakan APEC adalah forum ekonomi multilateral penting di mana Taiwan adalah anggota resmi -- dengan nama "Chinese Taipei."
"Partisipasi setara dan martabat timbal balik selalu menjadi prinsip inti dari partisipasi kami di APEC," kata Hung.
Hung pernah menjabat sebagai legislator dari Partai Progresif Demokratik yang berkuasa dan condong pada kemerdekaan sebelum menjadi menteri ketenagakerjaan pada November 2024. Selama masa jabatannya di Yuan Legislatif (Parlemen), ia vokal mengenai isu hak asasi manusia dan politik yang berkaitan dengan Hong Kong dan Tibet, yang keduanya merupakan topik sensitif bagi Beijing.
Ketika ditanya apakah ia akan menerima "izin rekan senegara Taiwan" jika otoritas Tiongkok memberikannya, Hung tidak menjawab secara langsung.
Izin rekan senegara Taiwan adalah dokumen yang dikeluarkan oleh Tiongkok kepada warga negara Taiwan karena Beijing tidak mengakui paspor Taiwan dan dokumen identitas lainnya untuk perjalanan ke Tiongkok.
Hung juga tidak mengatakan apakah ia khawatir tidak dapat kembali ke Taiwan.
Ia menegaskan kembali bahwa ia akan menghadiri pertemuan tersebut sesuai dengan "praktik APEC yang telah ditetapkan" dan berdasarkan "martabat timbal balik."
Wakil kepala dan juru bicara Dewan Urusan Daratan, Liang Wen-chieh (梁文傑), mengatakan pada 3 September bahwa risiko terkait perjalanan Hung "dapat dikendalikan," dengan mengutip partisipasi pejabat Taiwan yang berjalan lancar dalam pertemuan APEC di Tiongkok awal tahun ini.
Di antara mereka adalah Yang Jen-ni (楊珍妮), saat itu menteri tanpa portofolio dan perwakilan perdagangan Taiwan, yang memimpin delegasi ke pertemuan menteri perdagangan APEC di Suzhou pada bulan Mei tanpa insiden yang dilaporkan.
Hung juga mengatakan bahwa peninjauan upah minimum yang akan datang adalah salah satu tugas penting yang menantinya setelah pertemuan APEC, menjelaskan mengapa ia tidak akan melanjutkan perjalanan ke Shanghai untuk Kompetisi WorldSkills akhir bulan ini.
Taiwan mengirimkan 53 peserta untuk bersaing dalam 47 kategori keahlian pada Kompetisi WorldSkills ke-48 di Shanghai dari 22-27 September.
Pada upacara hari Selasa, Lai menyerahkan bendera nasional dan bendera delegasi kepada tim WorldSkills Taiwan dan menggambarkan kompetisi dua tahunan ini sebagai "Olimpiade keahlian."
Ia mendorong para peserta untuk percaya pada diri sendiri, menikmati kesempatan bersaing dengan yang terbaik di dunia, dan "membawa semangat keahlian Taiwan ke dunia."
Lai tidak membahas perjalanan Hung ke Tiongkok yang akan datang atau isu lintas selat terkait dalam sambutannya.
Kompetisi WorldSkills mempertemukan para pekerja muda terampil terbaik dari seluruh dunia untuk bersaing di bidang-bidang seperti pemeliharaan pesawat, pendinginan dan tata udara, serta memanggang dan tata rambut.
Taiwan, yang berkompetisi dengan nama "Chinese Taipei," menempati posisi keempat secara keseluruhan pada edisi 2024 di Lyon, Prancis, dengan meraih dua medali emas, tiga perak, dan 10 perunggu, serta 28 Medali untuk Keunggulan.
Selesai/IF