Taipei, 6 Feb. (CNA) Berbagai jenis kendaraan tempur infanteri beroda (IFV) melintasi jalan-jalan di Taipei pada hari Kamis (5/2) saat polisi militer melakukan latihan untuk melindungi fasilitas-fasilitas penting di ibu kota Taiwan, lapor Military News Agency.
Latihan "patroli pengintaian tempur" yang dilakukan oleh Batalyon Infanteri Mekanis Polisi Militer ke-239 ini melibatkan IFV CM33 dan CM34, yang dengan cepat bermanuver ke posisi taktis, menurut laporan tersebut.
Melalui inspeksi kesiapan, komunikasi komando dan pengendalian, dukungan logistik, dan langkah-langkah keamanan, latihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan penempatan taktis dan respons di lokasi, serta memperkuat kekuatan pertahanan di wilayah garnisun, kata laporan itu.
Satu-satunya unit lapis baja yang ditempatkan secara permanen di Taipei, Batalyon ke-239 menjalankan tugas pengamanan khusus di lokasi yang dikunjungi oleh presiden dan wakil presiden sebagaimana diarahkan pada masa damai, dan berfungsi sebagai pasukan siap tempur khusus yang bertanggung jawab menjaga ibu kota.
Selain markas batalyonnya di kawasan Dazhi, unit ini juga memiliki pasukan yang ditempatkan di sekitar Zona Khusus Bo'ai, tempat Gedung Kantor Kepresidenan berada, untuk memungkinkan respons dan dukungan cepat jika terjadi keadaan darurat.
Penangkapan mantan Presiden Venezuela Nicolás Maduro pada bulan Januari oleh Amerika Serikat telah memicu diskusi di Taiwan mengenai apakah Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok memiliki kemampuan untuk melakukan "serangan pemenggalan" serupa terhadap presiden Taiwan.
Ketika ditanya tentang isu tersebut, Wakil Menteri Pertahanan Hsu Szu-chien (徐斯儉) mengatakan kepada wartawan bulan lalu bahwa kementerian pertahanan telah menetapkan aturan keterlibatan terkait keadaan darurat, dan angkatan bersenjata Taiwan siap untuk "segala jenis skenario."
Selesai/ja