Kereta baru THSRC berpotensi hadirkan gerbong keluarga dan kartu lansia

07/10/2026 10:55(Diperbaharui 07/10/2026 10:56)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

(Sumber Foto : Dokumentasi CNA) 
(Sumber Foto : Dokumentasi CNA) 

Taipei, 7 Okt. (CNA) Kereta baru milik Taiwan High Speed Rail Corp (THSRC) dapat membuka jalan bagi program percontohan yang melibatkan gerbong keluarga dan perluasan penggunaan kartu lansia, kata Menteri Transportasi Chen Shih-kai (陳世凱) pada Selasa (6/10).

Dalam sesi tanya jawab di Yuan Legislatif (Parlemen), anggota parlemen oposisi dari Kuomintang (KMT) Yu Hao (游顥) menanyakan apakah THSRC berencana menyediakan gerbong keluarga setelah beberapa orang tua mengatakan bahwa mereka diminta oleh staf kereta untuk menenangkan anak-anak yang berisik dan kemudian membawa mereka keluar dari gerbong.

Chen mengatakan bahwa Kementerian Transportasi dan Komunikasi (MOTC) telah mendiskusikan usulan tersebut dengan THSRC, namun mencatat bahwa ruang di kereta yang ada saat ini terbatas.

Ia menambahkan bahwa masih ada pertanyaan apakah anak-anak yang menggunakan gerbong keluarga yang ditunjuk mungkin tetap berpindah ke gerbong lain dan mengganggu penumpang lain.

Namun demikian, Chen mengatakan bahwa ide tersebut "sangat layak" untuk diuji coba. Setelah kereta N700ST baru milik THSRC yang pertama mulai beroperasi, yang saat ini diperkirakan pada Juli 2027, dan kapasitas meningkat, kementerian akan berupaya meluncurkan uji coba secepat mungkin, tambahnya.

Tiga kereta baru diperkirakan akan mulai beroperasi pada tahap awal, dengan 12 kereta dijadwalkan akan dioperasikan hingga akhir 2028, sehingga kapasitas akan semakin meningkat, menurut kementerian.

Perdana Menteri Cho Jung-tai (卓榮泰) juga mengatakan bahwa jika ada kapasitas cadangan yang tersedia, pemerintah dapat menilai kelayakan menyediakan gerbong khusus untuk keluarga dengan anak-anak pada layanan di luar jam sibuk.

Dalam pertukaran terpisah, anggota parlemen Partai Progresif Demokratik (DPP) Chang Hung-lu (張宏陸) mendesak pemerintah agar kartu lansia dapat diterima di THSR, setelah Taiwan Railways mulai menerima kartu tersebut pada tahun 2023.

Namun, Chen mengatakan tarif THSR relatif tinggi dan kartu dengan saldo hanya NT$1.000 (Rp560,840), misalnya, mungkin tidak cukup untuk membayar tarif yang melebihi jumlah tersebut.

Setelah Chang mencatat bahwa kartu tersebut kini dapat diisi ulang, Chen mengatakan kementerian telah bertemu dengan perwakilan THSRC dan akan bergerak menuju penerimaan kartu lansia. Namun, ia menambahkan bahwa implementasinya kemungkinan harus menunggu hingga kapasitas tambahan tersedia setelah kedatangan kereta baru.

Chen mengatakan kementerian akan mempelajari integrasi perangkat keras dan perangkat lunak tiket yang diperlukan terlebih dahulu agar kartu tersebut dapat diterima setelah kapasitas meningkat.

Cho mengatakan pemerintah harus menyelesaikan infrastruktur tiket dan pengembangan perangkat lunak yang diperlukan sebelum kereta baru tiba, sambil bekerja sama dengan THSRC untuk menetapkan aturan penggunaan kartu yang wajar.

(Oleh Hsu Wei-ting, Tseng Yi-ning, Lin Ching-yin, Evelyn Kao, dan Jennifer Aurelia) 

>Versi Bahasa Inggris
How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.