Taipei, 12 Feb. (CNA) MSCI Inc., penyedia indeks global, telah menaikkan bobot Taiwan dalam salah satu indeks utamanya, tetapi memangkas bobot di dua indeks lainnya setelah tinjauan rutin, dalam sebuah pernyataan yang dirilis Rabu (11/2).
MSCI mengatakan mereka telah meningkatkan bobot Taiwan dalam MSCI All-Country World Index sebesar 0,01 poin persentase menjadi 2,41, dan menurunkan bobot negara tersebut dalam MSCI Emerging Markets Index, yang paling banyak dipantau investor institusi asing, dari 21,18 persen menjadi 21,15 persen.
Selain itu, penyedia indeks tersebut juga memangkas bobot Taiwan dalam MSCI All-Country Asia ex-Japan Index sebesar 0,06 poin persentase menjadi 24,06 persen, kata MSCI.
Tinjauan indeks MSCI dilakukan pada Februari, Mei, Agustus, dan November setiap tahun. Indeks-indeks ini, yang disajikan dalam denominasi dolar AS, membantu membimbing investor profesional dalam menyesuaikan portofolio mereka.
Penyesuaian indeks terbaru dijadwalkan akan berlaku setelah pasar tutup pada 26 Februari.
MSCI mengatakan Tiongkok menikmati kenaikan bobot terbesar sebesar 0,17 poin persentase dalam MSCI Emerging Markets Index setelah tinjauan indeks, sementara Arab Saudi mengalami penurunan terbesar sebesar 0,04 poin persentase dalam indeks tersebut.
Perubahan bobot untuk pasar negara berkembang lainnya dalam MSCI Emerging Markets Index terbatas setelah tinjauan indeks, menurut data MSCI.
Selain itu, MSCI telah menambahkan pemasok peralatan pengujian IC Hon. Precision, Inc. ke MSCI Global Standard Indexes, sementara mengeluarkan empat perusahaan lain -- produsen ban Cheng Shin Rubber Industry Co., produsen pakaian Eclat Textile Co., penyedia alas kaki olahraga Feng Tay Enterprises Co., dan produsen tirai Nien Made Enterprise Co. -- dari indeks tersebut.
Namun, Cheng Shin, Eclat Textile, Feng Tay, dan Nien Made telah dimasukkan ke MSCI Global Small Cap Indexes, sementara delapan perusahaan lain seperti penyedia layanan rekayasa angin lepas pantai Dong Fang Offshore Co., perusahaan pengujian dan perakitan sirkuit terintegrasi Formosa Advanced Technologies Co., Fulltech Fiber Glass Corp., dan Heron Neutron Medical Corp., juga ditambahkan.
Sementara itu, MSCI menghapus sebelas saham dari MSCI Global Small Cap Indexes, termasuk pemasok hak kekayaan intelektual prosesor embedded Andes Technology Corp., penyedia solusi manajemen daya Channel Well Technology Co., produsen panel sentuh General Interface Solution (GIS) Holding Ltd., dan Great Tree Pharmacy Co.
Setelah tinjauan rutin, jumlah perusahaan dalam MSCI Taiwan Index turun dari 86 menjadi 83, kata MSCI.
Di antara 83 konstituen tersebut, MSCI mengatakan Hon. Precision Inc. menerima kenaikan bobot terbesar sebesar 0,39 poin persentase menjadi 0,39 persen, sementara bobot produsen cip kontrak Eclat Textile diturunkan sebesar 0,11 poin persentase, penurunan terbesar.
Di sisi lain, juga pada Rabu, Taiex, indeks harga saham gabungan di Bursa Efek Taiwan (TWSE), naik 532,74 poin, atau 1,61 persen, menjadi ditutup pada 33.605,71 setelah bergerak di antara 33.071,67 dan 33.707,83. Nilai transaksi mencapai NT$674,08 miliar (Rp361,42 triliun).
Sejak perdagangan dibuka kembali untuk Tahun Ular pada 3 Februari, Taiex telah melonjak 10.080,30 poin, atau 42,85 persen.
"Setelah indeks ditutup di atas level 33.000 poin pada hari Selasa, baik investor institusi lokal maupun asing menunjukkan minat beli yang lebih kuat," kata analis Mega International Investment Services, Alex Huang.
Ia mengatakan para investor bergegas memborong saham-saham yang membukukan pendapatan Januari yang solid, dipimpin perusahaan cip Taiwan Semiconductor Manufacturing Co. (TSMC).
TSMC melaporkan pada Selasa bahwa penjualan konsolidasi mereka mencapai rekor NT$401,26 miliar pada Januari, menandai pertama kalinya pendapatan bulanan melampaui NT$400 miliar di tengah ledakan kecerdasan buatan.
TSMC, yang menyumbang lebih dari 40 persen dari total nilai pasar Taiex, naik 1,86 persen menjadi ditutup pada NT$1.915,00, berkontribusi sekitar 280 poin terhadap kenaikan indeks.
Huang mengingatkan investor untuk "Tetap waspada terhadap kinerja pasar AS selama liburan, karena hal itu dapat memengaruhi arah Taiex saat perdagangan dibuka kembali pada 23 Februari."
Menurut TWSE, investor institusi asing membeli bersih saham senilai NT$52,36 miliar di papan utama pada Rabu.
Selesai/ja