Taipei, 11 Juli (CNA) Jumlah orang yang bekerja di sektor manufaktur Taiwan meningkat sebanyak 1.000 orang pada bulan Mei, mengakhiri tren pertumbuhan negatif selama 21 bulan, kata Direktorat Jenderal Anggaran, Akuntansi, dan Statistik (DGBAS) pada hari Rabu (10/7).
Jika jumlah pekerja terus mengikuti kecenderungan ini, DGBAS dapat lebih yakin terhadap peningkatan industri manufaktur, kata Chen Hui-hsin (陳惠欣), Wakil Direktur Departemen Sensus DGBAS.
Sementara itu, rata-rata jam kerja lembur di sektor ini tetap pada 16,6 jam, level tertinggi sejak bulan Juni 2023, tambah Chen.
Chen menunjukkan bahwa industri manufaktur komponen elektronik telah mengalami lonjakan di tengah terjadinya ledakan kecerdasan buatan.
Jumlah orang yang bekerja di industri ini meningkat sebanyak 2.000 orang pada bulan Mei, dengan rata-rata jam kerja lembur sebesar 24,5 jam, menandai bulan ke-11 pertumbuhan secara berturut-turut.
Sementara itu, dalam perekonomian secara umum, 8,429 juta orang bekerja pada akhir Mei, menandai pertumbuhan bulanan sebanyak 7.000 orang, atau 0,09 persen, menurut data DGBAS.
Dalam lima bulan pertama tahun 2024, rata-rata pendapatan reguler semua karyawan - termasuk karyawan tetap dan paruh waktu dengan kewarganegaraan Taiwan dan asing - adalah sekitar NT$46.173 (Rp23.007.841), sebuah peningkatan tahunan sebesar 2,46 persen.
Dalam hal pendapatan riil, yang memperhitungkan faktor harga, rata-rata pendapatan reguler semua karyawan selama periode yang sama adalah NT$43.156, sebuah peningkatan tahunan 0,22 persen, menurut DGBAS.
Sementara itu, rata-rata total penghasilan riil - termasuk bonus dan upah lembur - adalah NT$61.536, sebuah peningkatan tahunan sebesar 1,6 persen.
Selesai/ ML