Mantan pelatih sepak bola putri NTNU dituntut atas penipuan penelitian

01/10/2026 15:25(Diperbaharui 01/10/2026 15:25)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Mantan pelatih sepak bola putri National Taiwan Normal University, Chou Tai-ying. (Sumber Foto : Dokumentasi CNA)
Mantan pelatih sepak bola putri National Taiwan Normal University, Chou Tai-ying. (Sumber Foto : Dokumentasi CNA)

Taipei, 1 Okt. (CNA) Mantan pelatih sepak bola putri National Taiwan Normal University (NTNU), Chou Tai-ying (周台英), dituntut pada Rabu (30/9) karena diduga memperoleh NT$1,293 juta (Rp727 juta) melalui proyek penelitian yang diduga palsu atau memiliki jumlah peserta yang dilebih-lebihkan.

Kantor Kejaksaan Distrik Taipei mengatakan bahwa karena Chou telah mengakui pelanggaran yang terjadi antara tahun 2021 dan 2024 tersebut, mereka akan meminta pengadilan untuk menjatuhkan hukuman yang sesuai dan menyita keuntungan ilegalnya.

Kejaksaan menuding Chou mengalihkan NT$498.000 dari dana yang diperoleh secara tidak semestinya, yang merupakan campuran dari hibah pemerintah dan biaya peserta, untuk membiayai perjalanan pelatihan ke luar negeri ke Da Nang, Vietnam, untuk tim sepak bola putri Taipei PlayOne, yang juga ia latih.

Kasus ini terungkap setelah Legislator Partai Progresif Demokratik, Chen Pei-yu (陳培瑜) pada November 2024 mengklaim bahwa Chou, mantan pemain tim nasional putri Taiwan, telah menekan para pemain selama beberapa tahun untuk berpartisipasi dalam penelitian ilmu olahraga.

Chen mengatakan Chou mewajibkan para pemain untuk menjalani pengambilan darah tiga kali sehari selama 14 hari berturut-turut saat liburan musim dingin dan musim panas, serta mengancam akan menghalangi kelulusan mereka jika mereka menolak.

Kejaksaan menolak menuntut Chou atas dugaan pemaksaan, dengan alasan kesaksian saksi dan bukti lain tidak cukup mendukung tuduhan bahwa para pemainnya telah diintimidasi untuk berpartisipasi dalam proyek penelitian pengambilan darah tersebut.

Setelah penyelidikan internal, NTNU memecat Chou pada Juli 2025 dan melarangnya mengajar selama empat tahun.

Universitas kemudian mencabut gelar doktornya setelah menyimpulkan bahwa penelitiannya yang melibatkan peserta mahasiswa melanggar etika akademik dan persyaratan persetujuan yang diinformasikan.

Kementerian Pendidikan dan Asosiasi Sepak Bola Chinese Taipei juga mencabut lisensi kepelatihannya.

(Oleh Lin Chang-shun, Evelyn Kao, dan Jason Cahyadi)

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.