Lyon, 1 Okt. (CNA) IF Illustration Festival ke-4 di Lyon, Prancis menampilkan program "Focus Taïwan" pada 26 dan 27 September, mengundang enam seniman Taiwan berinteraksi dengan hampir 100 seniman internasional dan 10.000 pengunjung lokal melalui residensi, kemudian melukis secara spontan serta membawakan kelas master, diskusi panel, dan pemutaran karya.
Tiga pekan sebelum festival yang digelar di pusat seni SUBS di tepi Sungai Saône ini, tiga seniman Taiwan, Acia Yang, Croter (洪添賢), dan Chang Tzu-chun (張梓鈞) tiba di Prancis untuk menjalani residensi.
Mereka juga menjadi seniman pertama yang membuat sampul dan halaman bab untuk proyek buku bergambar "WIP Artists Drawing in Progress" tahun ini. Selama festival, 28 ilustrator internasional bergantian mengerjakan halaman isi, dengan waktu pengerjaan masing-masing maksimal satu jam.
Sementara itu, David Huang terpilih dari antara 30 ilustrator internasional yang berpartisipasi dalam festival ini dan menjadi salah satu dari lima seniman yang menciptakan poster utama festival dengan tema "Jika Saya Membuka Toko Roti".
Karyanya tidak hanya ditampilkan di papan iklan besar di berbagai lokasi di Lyon, tetapi juga dicetak menjadi poster, kaus, dan tas jinjing, sehingga pengunjung dapat membawanya pulang.
Huang Shi-rou (黃詩柔) dan Chung Cheng-hsu (鐘承旭) diundang sebagai ilustrator sekaligus animator. Selain berpartisipasi dalam pemutaran animasi dan acara disjoki animasi, keduanya juga mengikuti proyek "WIP Artists Drawing in Progress" untuk menghasilkan karya dalam waktu terbatas.
Festival juga mengundang Joe Hsieh (謝文明), profesor di Taipei National University of the Arts, untuk menyusun program film, yang mencakup pemutaran sejumlah film pendek animasi Taiwan serta dua karya realitas virtual Taiwan.
Di lokasi, selain ada ilustrasi statis, animasi, dan lukisan yang dibuat langsung, juga terdapat publikasi kecil independen, lokakarya menggambar dan kerajinan tangan, serta pasar kreatif yang menawarkan jasa tato, pemasangan hiasan pada gigi, dan seni kuku.
Tersedia pula area permainan, toko buku, dan area penjualan produk. Dalam waktu yang sama, pengunjung dapat berpindah-pindah antara tujuh ruang berbeda, seolah-olah memasuki dunia fantasi yang penuh gambar.
Kepada CNA, Margot Videcoq, presiden SUBS, menyatakan bahwa selama 20 tahun terakhir, situs sejarah penting sejak abad ke-17 tersebut telah menjadi ruang bagi seniman internasional untuk bertukar ide dan menciptakan karya seni, sekaligus menjadi ruang rekreasi penting bagi masyarakat setempat.
Selama hampir empat tahun terakhir, melalui IF Illustration Festival, SUBS bersama École Nationale Supérieure des Beaux-Arts de Lyon (ENSBA Lyon) juga memperkenalkan pentingnya ilustrasi kontemporer Prancis dan internasional kepada masyarakat, ucapnya.
Videcoq mengatakan bahwa di era media sosial yang telah berkembang pesat, ilustrasi dapat membangkitkan kembali imajinasi dan fantasi manusia sehingga mereka tidak terus-menerus dibanjiri oleh gambar-gambar yang mengandung kekerasan tersembunyi.
Perwakilan Taiwan untuk Prancis, Hao Pei-chih (郝培芝), mengatakan pada acara pembukaan khusus kalangan industri pada 25 September malam bahwa meskipun secara geografis Prancis dan Taiwan berjauhan, keduanya memiliki keyakinan utama yang sama: "Kreativitas berkembang dalam kebebasan dan pertukaran."
Hao berharap penonton dapat melihat beragam sisi Taiwan melalui karya-karya tersebut dan berharap kerja sama baru antara Taiwan dan Prancis dapat terus berkembang setelah festival berakhir.
(Oleh Lee Jo-yun, pemagang Nadine Marvella, dan Jason Cahyadi)
Selesai/