Taipei, 3 Sep. (CNA) Taiwan dan tiga sekutu diplomatiknya di Pasifik Selatan -- Palau, Tuvalu, dan Kepulauan Marshall -- menandatangani pernyataan bersama pada Rabu (3/9) yang berjanji untuk bekerja lebih erat demi kemajuan kawasan tersebut, saat Menteri Luar Negeri Lin Chia-lung (林佳龍) menyelesaikan kunjungannya ke Palau untuk menghadiri pertemuan tahunan utama negara-negara Pasifik, kata Kementerian Luar Negeri (MOFA) pada Kamis.
Selama Taiwan/Republic of China-Forum Countries Dialogue ke-30, Lin mengadakan pembicaraan dengan Presiden Palau Surangel Whipps Jr., Presiden Kepulauan Marshall Hilda Heine, dan Perdana Menteri Tuvalu Feleti Teo mengenai penguatan hubungan Taiwan dengan ketiga negara tersebut dan bersama-sama menjaga perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran di kawasan, menurut siaran pers MOFA.
Selama kunjungannya di Palau dari 27 Agustus hingga Kamis pagi, Lin juga diundang untuk menghadiri upacara pembukaan pertemuan para pemimpin Forum Kepulauan Pasifik (PIF) ke-55, kata MOFA.
Taiwan biasanya mengadakan Taiwan/Republic of China-Forum Countries Dialogue dan acara sampingan lainnya bersamaan dengan KTT tahunan PIF, namun jarang berpartisipasi dalam pertemuan resmi forum tersebut.
Sementara itu, Lin dan Whipps Jr. juga mengunjungi beberapa proyek yang didanai Taiwan di Palau, termasuk sistem kecerdasan buatan di RS Nasional Belau, taman golf baru dan peluncuran Inisiatif Hidrogen Taiwan-Palau, serta pembukaan sistem tenaga surya dan penyimpanan energi di pusat layanan pemerintah terpadu, kata MOFA.
Selama kunjungan Lin, Departemen Luar Negeri AS mengumumkan bahwa mereka bekerja sama dengan Taiwan dan mitra lainnya untuk mendukung pengembangan dan operasional fasilitas rumah sakit baru di Palau, serta melakukan proyek pengambilan sampel air minum secara menyeluruh yang mencakup sumber air minum dan sumur di seluruh pulau, menurut MOFA.
Meskipun Taiwan bukan anggota PIF, Taiwan telah menjadi "mitra pembangunan" forum tersebut sejak 1993.
Partisipasi terbaru Lin dalam acara terkait PIF di Palau terjadi setelah Taiwan dan non-anggota lainnya dikecualikan dari acara tahun lalu di Kepulauan Solomon.
Laporan media menyebutkan bahwa Kepulauan Solomon, yang beralih pengakuan diplomatik dari Taiwan ke Tiongkok pada 2019, berupaya memblokir partisipasi Taiwan di bawah tekanan dari Beijing.
Saat ini, hanya tiga dari 18 anggota PIF -- Kepulauan Marshall, Palau, dan Tuvalu -- yang mempertahankan hubungan diplomatik resmi dengan Taiwan.
Selesai/IF