Taipei, 3 Sep. (CNA) Presiden Lai Ching-te (賴清德) pada Kamis (3/9) memberikan penghormatan kepada personel militer Taiwan yang gugur dan berjanji bahwa pemerintahannya akan memberikan perawatan yang lebih baik bagi anggota militer yang sedang bertugas, seiring peringatan Hari Angkatan Bersenjata tahunan di Taiwan.
Dalam sebuah upacara di Taipei, presiden meletakkan bunga di Kuil Martir, yang menghormati hampir setengah juta tentara yang gugur dalam pertempuran selama Perang Dunia II untuk Republik Tiongkok (ROC), nama resmi Taiwan.
Pejabat pemerintah senior lainnya dan keturunan para prajurit yang gugur juga menghadiri Upacara Peringatan Martir Musim Gugur 2026 di Distrik Zhongshan, Taipei.
Sebelumnya pada hari itu, Lai mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota militer Taiwan atas perlindungan keamanan nasional dan pembelaan kedaulatan negara.
Dalam sebuah unggahan di Facebook, ia mengatakan bahwa selama setahun terakhir, pemerintahannya telah meningkatkan gaji dan tunjangan bagi personel militer, termasuk menaikkan tunjangan tempur dan profesional pada awal tahun 2026.
Mulai tahun depan, personel militer, pegawai negeri, dan guru akan menerima kenaikan gaji sebesar 4 persen, kata presiden.
Pemerintah akan terus meningkatkan lingkungan hidup dan pelatihan bagi angkatan bersenjata negara, sekaligus memberikan dukungan yang lebih baik bagi keluarga anggota militer, termasuk layanan penitipan anak, sehingga personel militer dapat fokus pada tugas mereka untuk melindungi negara, tambahnya.
Hari Angkatan Bersenjata di Taiwan diperingati setiap tahun pada tanggal 3 September untuk menghormati angkatan bersenjata ROC dan kemenangan atas Jepang dalam Perang Dunia II.
Selesai/IF