Taipei, 6 Sep. (CNA) Sebanyak 431 lokasi di mana masyarakat dapat menyerahkan perangkat rokok elektrik ilegal secara anonim akan didirikan di seluruh Taiwan mulai 8 September, seiring penggunaan perangkat itu telah dilarang, kata Direktorat Jenderal Promosi Kesehatan (HPA) pada Sabtu (5/9).
Sebagai bagian dari upaya untuk menekan peredaran narkotika ilegal etomidate, Yuan Eksekutif pada Juni menyetujui draf amandemen Undang-Undang Pencegahan Bahaya Tembakau yang akan memberlakukan denda NT$30.000 (Rp16,7 juta) hingga NT$100.000 bagi individu yang kedapatan memiliki rokok elektrik, yang dilarang di Taiwan.
Draf tersebut telah dikirim ke Yuan Legislatif untuk ditinjau.
Lo Su-ying (羅素英), kepala Divisi Pengendalian Tembakau HPA, mengatakan titik pengumpulan akan didirikan di otoritas kesehatan daerah dan pusat kesehatan di seluruh Taiwan mulai 8 September.
Masyarakat dapat secara sukarela menyerahkan rokok elektrik mereka tanpa harus memberikan nama atau informasi pribadi apa pun, tambah Lo.
Program pengumpulan ini diperkirakan akan berlangsung selama masa tenggang satu bulan setelah undang-undang yang telah diamendemen mulai berlaku, kata Lo.
Setelah masa ini berakhir, mereka yang masih memiliki rokok elektrik akan dikenai denda dan perangkat mereka akan disita.
Menurut HPA, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan studi dari berbagai negara telah menemukan bahwa rokok elektrik dapat melepaskan zat beracun, termasuk formaldehida, asetaldehida, partikel ultrahalus, dan logam berat.
Zat-zat ini dapat menyebabkan kerusakan DNA, meningkatkan risiko kanker, dan secara serius memengaruhi perkembangan otak remaja, yang berpotensi menyebabkan kecemasan, kesulitan belajar, dan cedera paru-paru yang parah, jelasnya.
HPA mengingatkan masyarakat bahwa baik merokok maupun penggunaan rokok elektrik dapat membahayakan kesehatan, dan mendorong masyarakat untuk berhenti sedini mungkin. Mereka yang ingin berhenti merokok dapat menghubungi saluran siaga bebas pulsa di 0800-636363 atau mengakses layanan berhenti merokok di hampir 3.000 institusi medis yang telah digandeng, tambahnya.
Selesai/