Pria Taipei dituntut atas unggahan palsu tentang Taifun Bavi

01/09/2026 12:11(Diperbaharui 01/09/2026 13:07)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Gambar hanya untuk ilustrasi. (Sumber Gambar : Unsplash). 
Gambar hanya untuk ilustrasi. (Sumber Gambar : Unsplash). 

Taipei, 1 Sep. (CNA) Kejaksaan Taipei pada hari Senin (31/8) menuntut seorang pria karena diduga menyebabkan kepanikan publik dengan unggahan palsu di media sosial tentang banjir selama Taifun Bavi pada bulan Juli.

Kasus ini terungkap ketika Taipei Rapid Transit Corp. (TRTC) menemukan unggahan menyesatkan di platform media sosial Threads dan melaporkan masalah tersebut ke polisi.

Divisi Investigasi Kriminal Departemen Kepolisian Taipei kemudian menemukan bahwa foto yang diunggah oleh tersangka adalah gambar banjir di MRT Taipei pada tahun 2001 saat Taifun Nari.

Temuan tersebut kemudian dirujuk ke Kantor Kejaksaan Distrik Taipei, yang pada hari Senin menuntut pria bermarga Lin (林) atas tuduhan menyebarkan informasi bencana palsu yang dapat membahayakan publik atau orang lain.

Menurut tuntutan, Lin mengetahui bahwa Taipei Main Station beroperasi secara normal ketika Taifun Bavi melanda Taiwan pada 10 dan 11 Juli, namun ia mengunggah foto lama tersebut dan mengklaim bahwa stasiun tidak dapat diakses karena banjir.

Lin menggunakan foto banjir tahun 2001 untuk menarik lalu lintas ke akun media sosialnya, yang kemudian menarik perhatian dan menyebabkan kepanikan publik, menurut tuntutan tersebut.

Di bawah hukum Taiwan, pelanggaran ini dapat dikenai hukuman maksimal tiga tahun penjara atau denda hingga NT$1 juta (Rp559 juta).

Kantor Kejaksaan Distrik Taipei mengatakan akan menuntut "hukuman berat" untuk Lin.

(Oleh Liu Shih-yi, Ko Lin, dan Miralux) 

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/IF/ja

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.