Taipei, 30 Agu. (CNA) Tiga penulis Pribumi Taiwan akan berpartisipasi dalam Festival Penulis Muda Australia di Melbourne pada September, kata National Museum of Taiwan Literature (NMTL) pada hari Jumat (28/8).
Penulis Bunun Neqou Soqluman (乜寇.索克魯曼), penulis Amis Ado Kaliting Pacidal (阿洛.卡力亭.巴奇辣), dan penulis Truku Apyang Imiq (程廷) akan berpartisipasi dalam lima acara selama festival yang berlangsung dari 10-18 September, kata NMTL dalam siaran pers.
NMTL mengatakan ini akan menjadi keterlibatan pertama museum dengan festival tersebut, yang didirikan pada tahun 2003 dan dianggap sebagai salah satu platform utama Australia untuk penulis muda dan pertunjukan lintas disiplin.
Menurut museum, ketiga penulis tersebut akan bergabung dalam forum internasional dan pertunjukan yang menggabungkan sastra, pembacaan, musik, dan diskusi, serta berinteraksi dengan penulis, penerbit, dan pembaca dari Australia dan negara lain.
Topik forum mereka akan mencakup bagaimana penulis mencari nafkah, tanggung jawab mereka saat menulis tentang orang lain, dan apa yang membedakan fiksi sebagai bentuk seni.
Neqou menulis tentang pengetahuan ekologi Pribumi, budaya berburu, dan mitologi, sementara Ado, yang juga seorang musisi dan pembuat film, berkarya lintas media untuk melestarikan dan mempraktikkan budaya Pribumi, kata NMTL.
Sementara itu, Apyang mengeksplorasi sejarah pribadi, memori kolektif suku, identitas, dan hubungan antara tradisi dan kehidupan kontemporer melalui tulisan dan kerja komunitasnya di komunitas Ciyakang, Hualien.
Museum juga mengatakan akan menerbitkan buklet berbahasa Inggris yang berisi kutipan terjemahan dari karya ketiga penulis tersebut untuk didistribusikan di festival.
Kutipan tersebut nantinya juga akan tersedia melalui situs web Festival Penulis Taiwan dan Repositori Sastra Taiwan dalam Terjemahan, dengan harapan museum dapat menciptakan peluang untuk hak penerbitan di luar negeri.
Perjalanan ini merupakan bagian dari kemitraan yang dibangun NMTL dengan Kantor Kota Sastra UNESCO Melbourne pada tahun 2024.
Sebagai bagian dari program timbal balik, penulis dan kurator sastra First Nations Australia akan mengunjungi Taiwan untuk Festival Penulis Taiwan 2026 pada bulan November, kata museum.
Selesai/ML