NDC: Populasi Taiwan diperkirakan hampir turun setengah per 2075

30/08/2026 13:54(Diperbaharui 30/08/2026 13:54)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

(Sumber Foto : Dokumentasi CNA)
(Sumber Foto : Dokumentasi CNA)

Taipei, 30 Agu. (CNA) Populasi Taiwan dapat hampir berkurang setengahnya pada 2075 di tengah penurunan angka kelahiran dan masyarakat yang menua, menurut proyeksi populasi untuk tahun 2026-2075 yang dirilis Dewan Pengembangan Nasional (NDC) hari Jumat (28/8).

Proyeksi ini merupakan pembaruan dua tahunan NDC atas skenario hipotetis berdasarkan data pendaftaran rumah tangga terbaru, termasuk kelahiran, kematian, dan migrasi, untuk memberikan gambaran objektif tentang tren populasi jangka panjang.

NDC memperkirakan bahwa populasi Taiwan akan turun 48 persen dari 2026 menjadi 12,15 juta pada 2075.

Dampak dari penurunan angka kelahiran dan populasi yang menua akan semakin nyata, dengan populasi Taiwan turun di bawah 20 juta untuk pertama kalinya sejak 1989 pada 2045, mencapai 19,98 juta, kata NDC.

Pada 2045, diperkirakan orang berusia 0-14 tahun akan menyumbang 5,2 persen dari total populasi Taiwan, sementara mereka yang berusia 65 tahun ke atas akan mencapai 37,0 persen.

Pada 2075, proporsi orang berusia 0-14 tahun diperkirakan turun menjadi 4,8 persen, sementara proporsi usia 65 tahun ke atas akan naik menjadi 52,9 persen.

Mengutip data Kementerian Dalam Negeri, NDC mengatakan tingkat fertilitas total Taiwan turun menjadi 0,695 pada 2025, jauh lebih rendah dari perkiraan sebelumnya oleh dewan tersebut yaitu 0,87.

NDC mengatakan jumlah perempuan berusia 20-49 tahun telah menurun sejak puncaknya pada 2005, sementara tingkat pernikahan di kelompok usia tersebut juga menurun dari tahun ke tahun, sehingga semakin memperkecil potensi populasi usia subur.

Mulai 2037, lebih dari setengah populasi usia kerja di Taiwan diperkirakan akan berusia 45-64 tahun, kata NDC.

Pada 2075, populasi usia kerja 15-64 tahun diproyeksikan menyusut sebanyak 10,67 juta, atau 67 persen, selama periode 50 tahun, sehingga secara signifikan memperketat pasokan tenaga kerja, kata dewan tersebut.

NDC mengatakan rasio dukungan potensial -- jumlah orang usia kerja relatif terhadap setiap orang lanjut usia -- diperkirakan akan terus menurun, sementara rasio ketergantungan -- jumlah anak-anak dan orang lanjut usia relatif terhadap setiap 100 orang usia kerja -- diproyeksikan meningkat.

Pada 2035, rasio dukungan potensial diperkirakan berada di angka 2,2, sementara rasio ketergantungan akan mencapai 55,2. Pada 2075, rasio dukungan potensial diproyeksikan turun menjadi 0,8, sementara rasio ketergantungan akan naik menjadi 136,6, kata NDC.

NDC mengatakan jumlah bayi baru lahir di Taiwan turun ke rekor terendah yaitu 107.812 pada 2025, menandai penurunan selama sepuluh tahun berturut-turut.

Hsieh Chia-yi (謝佳宜), kepala Departemen Pengembangan Sumber Daya Manusia NDC, mengatakan jumlah bayi baru lahir kemungkinan akan menurun lebih lanjut tahun ini, menjadi 92.000-97.000 dengan median di angka 94.000.

Dibandingkan dengan Korea Selatan, di mana tingkat pernikahan dan jumlah perempuan usia subur menunjukkan tanda-tanda pemulihan dan membantu meningkatkan angka kelahiran, Hsieh mengatakan kedua indikator di Taiwan terus menurun, memberikan tekanan lebih lanjut pada penurunan angka kelahiran.

(Oleh Pan Tzu-yu, Frances Huang dan Miralux) 

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/JC

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.