PMI diproses hukum atas dugaan buang bayi di Tainan

20/08/2026 11:16(Diperbaharui 20/08/2026 11:16)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Kepala Stasiun Polisi Changle, Chiang Yun-lung. (Sumber Foto : Kepolisian)
Kepala Stasiun Polisi Changle, Chiang Yun-lung. (Sumber Foto : Kepolisian)

Tainan, 20 Agu. (CNA) Polisi hari Rabu (19/8) menemukan jasad bayi yang diduga dibuang seorang pekerja migran Indonesia (PMI) yang keguguran di Tainan, dan menyerahkan kasus ini ke kejaksaan untuk diselidiki, kata kepolisian setempat.

Kepala Stasiun Polisi Changle, Chiang Yun-lung (江昀龍) dalam wawancara media mengatakan bahwa pada sekitar pukul 09.00 Rabu pihaknya menerima laporan yang menyebutkan seorang pekerja migran mengalami keguguran dan membuang bayi tersebut di Distrik Yongkang.

Setelah meminta pihak-pihak terkait datang untuk memberikan keterangan, kasus ini diserahkan kepada Kantor Kejaksaan Distrik Tainan untuk diselidiki atas dugaan tindak pidana menyebabkan kematian melalui penelantaran, kata Chiang.

Menurut penyelidikan awal kepolisian, PMI perempuan yang terlibat pergi sendiri ke unit gawat darurat rumah sakit untuk mendapatkan perawatan, dan mengatakan kepada tenaga medis bahwa dirinya mengalami pendarahan hebat yang tidak normal dari bagian bawah tubuh.

Tenaga medis, melalui pemeriksaan, menduga bahwa pekerja migran tersebut baru saja melahirkan, kemudian mengabari polisi karena menilai keterangannya tidak jelas dan menimbulkan kecurigaan, menurut penyelidikan awal.

Setelah tiba di rumah sakit dan meminta keterangan dari PMI tersebut, polisi menelusuri informasi yang diperoleh hingga ke sebuah tempat penumpukan barang-barang bekas di area pasar di Distrik Yongkang.

Di sana, polisi menemukan seorang bayi yang dibungkus dengan kantong plastik dan jelas telah meninggal dunia, kata kepolisian. Rincian kasus masih dalam penyelidikan lebih lanjut.

(Oleh Yang Ssu-jui dan Jason Cahyadi)

Selesai/ja

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.