San Francisco, 17 Agu. (CNA) Para penemu asal Taiwan meraih kemenangan besar di Silicon Valley International Inventions Festival (SVIIF) tahun ini di California, dengan membawa pulang hadiah utama acara tersebut, 24 medali emas, dan penghargaan khusus lainnya.
Festival ini menampilkan peserta dari lebih dari 30 negara dalam dua kategori -- penemu umum dan remaja berusia 7-18 tahun -- dan penghargaan yang diberikan meliputi hadiah pertama dan kedua SVIIF serta penghargaan khusus dari organisasi mitra.
Para pelajar Taiwan yang bersama-sama merancang "AllerDetect GO" memenangkan hadiah utama dalam kategori Youth Talent Competition, disambut sorak-sorai dari penonton saat tim naik ke panggung untuk menerima penghargaan pada Minggu, hari terakhir festival yang berlangsung selama tiga hari tersebut.
Aplikasi "AllerDetect GO" adalah sistem perlindungan kesehatan aktif yang dirancang untuk anak-anak, lansia, dan orang-orang yang rentan terhadap alergi.
Dengan menggabungkan fungsi deteksi, peringatan, pencatatan, dan respons rumah pintar, aplikasi ini membantu pengguna mengidentifikasi risiko alergen lebih awal, mengurangi paparan yang tidak disengaja, dan membangun sistem perlindungan kesehatan sehari-hari yang lebih aman, menurut para penemunya.
Hadiah kedua diraih oleh tim dari Affiliated Senior High School of National Taiwan Normal University.
Dalam kategori penemu umum, Baichao Greenergy Tech Co. memenangkan penghargaan khusus dari World Intellectual Property Organization (WIPO).
Penghargaan Penemuan Terbaik IFIA
Hsu Ting-wei (許庭維) yang berusia 10 tahun dari Kang Chiao International School, yang memenangkan medali emas pada hari Sabtu di SWIIF untuk penemuannya "Novel Artificial Electronic Nose," juga berhasil meraih penghargaan penemuan terbaik dari International Federation of Inventors' Associations (IFIA).
Penemuan ini adalah platform pemeriksaan keamanan cerdas tanpa kontak yang menggabungkan sistem pengambilan sampel udara, kromatografi gas-spektrometri massa, dan teknologi pengenalan bau berbasis AI. Alat ini dapat dipasang di belakang peralatan pemeriksaan bagasi X-ray di lokasi seperti bandara.
Ketua juri Amin Ghafooripour mengatakan kepada CNA bahwa Hsu tidak menerima penghargaan ini hanya sebagai dorongan karena usianya, tetapi karena dewan juri benar-benar mengakui usahanya dan percaya bahwa penemuannya memiliki nilai praktis serta meninggalkan kesan mendalam pada para juri.
Sebelumnya pada Sabtu, Hsu menyatakan harapannya agar penemuannya dapat membantu mencegah produk babi yang mungkin membawa demam babi Afrika masuk ke negara-negara, serta membantu Amerika Serikat menghentikan narkoba seperti fentanil di perbatasannya.
Rekor perolehan Medali untuk Taiwan
Selain memberikan penghargaan internasional khusus, SVIIF juga membagikan medali dan sertifikat kepada para penemu yang berpartisipasi pada Sabtu, dengan entri yang menerima medali emas, perak, atau perunggu.
Para penemu Taiwan memenangkan rekor 24 medali emas tahun ini, bersama dengan delapan medali perak dan satu perunggu dari 35 entri di kategori penemu umum dan remaja.
Matt Nuccio, anggota komite dewan SVIIF, memuji para peserta muda dari Taiwan.
"Taiwan memiliki cukup banyak inovasi hebat," kata Nuccio, seraya mencatat bahwa ia sangat terkesan dengan kualitas penemuan mereka mengingat usia mereka yang masih muda.
Ghafooripour mengatakan kepada CNA bahwa para penemu Taiwan cenderung fokus pada penerapan teknologi baru untuk mengembangkan solusi praktis yang dapat memudahkan kehidupan sehari-hari masyarakat.
Hampir setiap tim dari Taiwan memenangkan penghargaan, sementara jumlah medali emas merupakan yang tertinggi bagi Taiwan sejak pertama kali berpartisipasi di Silicon Valley International Inventions Festival pada tahun 2018.
Festival ini diadakan di Santa Clara Convention Center di California dari hari Jumat hingga Minggu.
Selesai/IF