Taipei, 17 Agu. (CNA) Kementerian Luar Negeri (MOFA) pada hari Senin (17/8) membuka pendaftaran untuk program pertukaran tani dengan tani Taiwan yang terpilih akan menjadi “duta” dan berkesempatan mengunjungi Belanda untuk bertukar pengalaman dengan petani di sana. Ini adalah program tahunan yang didanai pemerintah, kata MOFA.
Sebanyak 16 "Duta Muda Pertanian," berusia 18-45 tahun, akan dipilih untuk mengunjungi negara Eropa tersebut selama delapan hari pada bulan November, di mana mereka akan berinteraksi dengan rekan-rekan dari Belanda untuk memperkuat kerja sama bilateral di bidang florikultura, pertanian dengan lingkungan terkendali, peternakan, serta produksi dan pemasaran buah dan sayuran, kata MOFA dalam siaran pers.
Mereka yang berminat mengikuti program utusan muda ini harus mengajukan pendaftaran di https://agamb.tw/#/ sebelum batas waktu 6 September, tambah kementerian tersebut.
Program tahunan ini pertama kali diluncurkan pada tahun 2017 dan diselenggarakan bersama oleh MOFA dan Kementerian Pertanian untuk mendorong pertukaran antara Taiwan dan negara-negara yang tercakup dalam Kebijakan Baru ke Arah Selatan (New Southbound Policy).
Kebijakan Baru ke Arah Selatan diluncurkan pada tahun 2016 di bawah Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文) untuk memperluas hubungan ekonomi, pendidikan, dan budaya Taiwan dengan 10 negara anggota ASEAN, enam negara Asia Selatan, Australia, dan Selandia Baru.
Menurut MOFA, sebanyak 154 duta dengan keahlian di bidang pertanian, kehutanan, perikanan, dan peternakan telah melakukan perjalanan ke Australia, Indonesia, Filipina, Vietnam, Malaysia, India, dan Thailand sejak program ini dimulai.
Tahun ini menandai pertama kalinya program tahunan ini mengirim delegasi ke negara di luar Kebijakan Baru ke Arah Selatan.
Selesai/