Taipei, 3 Juli (CNA) Wisatawan Taiwan lebih bersedia untuk bepergian dibandingkan kelompok mana pun di kawasan Asia-Pasifik pada paruh kedua tahun 2026 dibandingkan dengan paruh pertama tahun tersebut.
Hasil tersebut ditunjukkan oleh "Asia-Pacific travel pulse survey" paruh kedua 2026 yang dirilis oleh platform pemesanan perjalanan Klook pada hari Selasa (30/6).
Survei tersebut menanyai orang-orang berusia 18 hingga 42 tahun di 10 pasar utama yakni Taiwan, Hong Kong, Singapura, Malaysia, Filipina, Thailand, Vietnam, Korea Selatan, India, dan Indonesia pada Juni 2026 yang telah bepergian dalam enam bulan terakhir atau berencana bepergian dalam enam bulan ke depan.
Survei daring yang meneliti preferensi perjalanan dan tren pengeluaran ini menemukan bahwa meskipun terjadi kenaikan biaya perjalanan akibat konflik di Timur Tengah, penduduk Asia-Pasifik tetap antusias untuk bepergian, dengan 95 persen responden masih tertarik untuk berlibur ke luar negeri.
Wisatawan Taiwan melaporkan tingkat "kepercayaan bepergian" tertinggi di kawasan ini, dengan 86 persen responden sama atau lebih bersedia bepergian pada paruh kedua tahun ini dibandingkan enam bulan pertama.
Angka tersebut 14 poin persentase di atas rata-rata kawasan sebesar 72 persen, yang naik dari 61 persen pada paruh pertama, menurut Klook.
Meskipun menghadapi biaya perjalanan yang lebih tinggi, sebagian besar wisatawan Asia-Pasifik mengatakan mereka memutuskan untuk tetap bepergian namun akan mengelola anggaran mereka dengan lebih cermat melalui perencanaan yang lebih cerdas, kata Klook.
Wisatawan Taiwan juga cenderung mencari promo dan memesan lebih awal, serta lebih memilih tetap pada destinasi awal mereka sambil memilih penerbangan atau akomodasi yang lebih terjangkau, tambahnya.
Dua pertiga responden Asia-Pasifik mengatakan mereka berharap dapat menjelajahi lebih banyak tempat dalam satu perjalanan, dan 77 persen juga berniat mengunjungi kota-kota terdekat atau objek wisata yang kurang dikenal saat bepergian ke kota-kota populer, menurut Klook.
Sementara itu, 73 persen responden mengatakan mereka bersedia bepergian ke kota-kota tingkat dua atau tiga khusus untuk konser, festival musik, atau acara khusus, kata Klook.
Dalam pernyataan terpisah mengenai tren perjalanan Taiwan, Rakuten Travel mengatakan Jepang tetap menjadi destinasi luar negeri utama bagi banyak wisatawan Taiwan meskipun biaya meningkat, dan Hokkaido mulai muncul sebagai destinasi favorit.
Menurut Rakuten Travel, pemesanan ke Hokkaido meningkat dua kali lipat pada paruh pertama 2026 dibandingkan periode yang sama tahun lalu, melampaui kota-kota populer seperti Tokyo, Fukuoka, dan Osaka.
Selesai/IF