CWA peringatkan hujan lebat saat Taiwan masuki periode aktif hujan plum

07/06/2026 13:08(Diperbaharui 07/06/2026 13:08)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Foto file CNA
Foto file CNA

Taipei, 7 Jun. (CNA) Hujan lebat diperkirakan akan mempengaruhi beberapa wilayah di Taiwan minggu depan, demikian peringatan dari Administrasi Cuaca Pusat (CWA) pada hari Minggu (7/6), sementara seorang ahli meteorologi mengatakan bahwa Taiwan telah memasuki bagian aktif dari musim hujan tahunan yang dikenal sebagai musim "hujan plum".

Menurut CWA, sebuah front dan angin barat daya akan membawa cuaca tidak stabil dan kelembapan melimpah ke Taiwan mulai Senin hingga pertengahan Juni, dengan prakiraan hujan terlebat pada hari Selasa dan Rabu.

Badan tersebut mengatakan Taiwan bagian barat dan timur laut, serta daerah pegunungan di timur dan tenggara dapat mengalami hujan atau badai petir pada dua hari tersebut, dengan kemungkinan hujan lebat lokal.

Bagian lain Taiwan juga diperkirakan akan mengalami hujan singkat atau badai petir selama periode tersebut, kata CWA.

Curah hujan diperkirakan akan sedikit mereda pada hari Kamis seiring pergeseran front ke selatan, meskipun Taiwan bagian tengah dan selatan masih dapat mengalami hujan dan badai petir yang tersebar, tambahnya.

Front tersebut diperkirakan akan bergerak ke utara lagi antara Jumat dan Sabtu, membawa peningkatan kelembapan lainnya. Taiwan bagian barat dan daerah pegunungan di wilayah timur dapat kembali mengalami hujan lebat pada akhir minggu depan, menurut badan tersebut.

grafik CWA
grafik CWA

CWA mendefinisikan hujan lebat sebagai akumulasi curah hujan setidaknya 80 milimeter dalam 24 jam atau 40 mm dalam satu jam.

Sementara itu, ahli meteorologi independen Wu Der-rong (吳德榮) mengatakan Taiwan diperkirakan akan memasuki musim plum rain yang biasanya aktif mulai Senin hingga 16 Juni.

Ia memperingatkan kemungkinan terjadinya cuaca ekstrem, termasuk petir, angin kencang, hujan deras, dan curah hujan yang berpotensi menyebabkan bencana.

(Oleh Chang Hsiung-feng, Lee Hsin-Yin, dan Muhammad Irfan)

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.