Taipei, 7 Jun. (CNA) Hujan lebat diperkirakan akan mempengaruhi beberapa wilayah di Taiwan minggu depan, demikian peringatan dari Administrasi Cuaca Pusat (CWA) pada hari Minggu (7/6), sementara seorang ahli meteorologi mengatakan bahwa Taiwan telah memasuki bagian aktif dari musim hujan tahunan yang dikenal sebagai musim "hujan plum".
Menurut CWA, sebuah front dan angin barat daya akan membawa cuaca tidak stabil dan kelembapan melimpah ke Taiwan mulai Senin hingga pertengahan Juni, dengan prakiraan hujan terlebat pada hari Selasa dan Rabu.
Badan tersebut mengatakan Taiwan bagian barat dan timur laut, serta daerah pegunungan di timur dan tenggara dapat mengalami hujan atau badai petir pada dua hari tersebut, dengan kemungkinan hujan lebat lokal.
Bagian lain Taiwan juga diperkirakan akan mengalami hujan singkat atau badai petir selama periode tersebut, kata CWA.
Curah hujan diperkirakan akan sedikit mereda pada hari Kamis seiring pergeseran front ke selatan, meskipun Taiwan bagian tengah dan selatan masih dapat mengalami hujan dan badai petir yang tersebar, tambahnya.
Front tersebut diperkirakan akan bergerak ke utara lagi antara Jumat dan Sabtu, membawa peningkatan kelembapan lainnya. Taiwan bagian barat dan daerah pegunungan di wilayah timur dapat kembali mengalami hujan lebat pada akhir minggu depan, menurut badan tersebut.
CWA mendefinisikan hujan lebat sebagai akumulasi curah hujan setidaknya 80 milimeter dalam 24 jam atau 40 mm dalam satu jam.
Sementara itu, ahli meteorologi independen Wu Der-rong (吳德榮) mengatakan Taiwan diperkirakan akan memasuki musim plum rain yang biasanya aktif mulai Senin hingga 16 Juni.
Ia memperingatkan kemungkinan terjadinya cuaca ekstrem, termasuk petir, angin kencang, hujan deras, dan curah hujan yang berpotensi menyebabkan bencana.
Selesai/