Taipei, 7 Jun. (CNA) Pusat Layanan Migran Garden of Hope (GOH Migrant) awalnya dibentuk untuk membantu para gadis di pedesaan yang dijual sebagai pekerja seks komersial. Kini nama GOH Migrant akrab dikenal sebagai lembaga yang membantu banyak pekerja migran yang mengalami kesulitan, baik mengenai ketenagakerjaan, memberikan layanan edukasi sekaligus mengadakan kegiatan yang bermanfaat.
Dalam wawancaranya bersama CNA, Kelly Li, Direktur, Pusat Layanan Migran Yayasan Garden of Hope menuturkan misi organisasinya untuk menghilangkan ketidaksetaraan gender dan kekerasan berbasis gender, berupaya mengakhiri kekerasan berbasis gender melalui "pelayanan" dan "advokasi."
Kelly mengatakan, Pusat Layanan GOH Migran menjunjung tinggi keyakinan khusus: membangun masyarakat yang ramah, bermartabat, setara, dan inklusif bagi beragam kelompok etnis.
“Kami berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang berkelanjutan dan inklusif sehingga warga negara asing, baik yang datang ke Taiwan untuk bekerja, belajar, atau reunifikasi keluarga, dapat berintegrasi dengan lancar ke dalam masyarakat Taiwan,” ujarnya.
Organisasi yang didirikan pada tahun 1988, awalnya untuk membantu para gadis yang malang di daerah pedesaan agar terhindar dari perdagangan manusia ke kota untuk pekerjaan seks. Dengan perubahan kebutuhan masyarakat, organisasi ini mulai menyediakan layanan konseling pekerja migran pada tahun 2010, dengan mengoperasikan "Hotline 1955" Kementerian Tenaga Kerja.
Pada tahun 2011, lebih lanjut organisasi tersebut berkolaborasi dengan Biro Tenaga Kerja Kota New Taipei untuk mendirikan "Pusat Penempatan Pekerja Migran Perempuan." Sejak itu, Garden of Hope terus memperluas program layanannya di berbagai bidang sepenuhnya untuk mendukung pekerja migran dan keluarganya.
Layanan digital AI Angel
Dalam pelayanannya, GOH Migrant telah menyelenggarakan berbagai kegiatan, baik secara langsung maupun daring, seperti interaksi komunitas secara langsung. Organisasi ini memiliki pusat komunitas di Taoyuan, yang menyediakan beragam kesempatan sosial dan rekreasi bagi pekerja migran melalui pertukaran budaya dan interaksi festival (seperti bernyanyi, menari, dan berdandan).
Goh Migrant yang mempunyai 24 staf pekerja penuh waktu dan 18 staf pekerja paruh waktu ini juga mengembangkan layanan inovasi digital "AI Angel". Layanan ini merupakan obrolan AI yang menggabungkan layanan manusia nyata dengan basis data kesehatan mental dan kehidupan di Taiwan untuk menjawab kebutuhan pekerja migran secara real-time.
Sistem ini juga menggabungkan skala kesehatan mental K6 yang diakui secara internasional, memungkinkan pekerja migran untuk melakukan penilaian stres awal; jika penilaian menunjukkan risiko sedang hingga tinggi, pengasuh akan secara proaktif melakukan intervensi dengan konseling melalui telepon atau pesan.
Selain itu, GOH Migrant juga mengadakan program pelatihan lainnya yang berkolaborasi dengan Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) untuk menyelenggarakan program "Pelatihan Duta Bintang Pelindung", untuk meningkatkan kesadaran kesehatan mental pekerja migran dan mempromosikan kesadaran diri serta membantu orang lain. Selain itu, kami juga menawarkan kursus literasi AI, yang memungkinkan pekerja migran untuk menjadi mitra sukarelawan dalam mengoptimalkan alat digital.
Layanan pengaduan, konsultasi dan pelatihan
GOH Migrant juga menyediakan banyak layanan konsultasi dan pengaduan yang merupakan layanan inti mereka. Pekerja migran tiba di lingkungan yang asing sendirian, seringkali dibatasi oleh kendala bahasa atau ketidakpahaman terhadap hukum. Meskipun pemerintah memiliki saluran pengaduan 1955, saluran sektor publik terkadang terasa jauh. Ketika pekerja migran menghadapi masalah, mereka sering membutuhkan saluran di mana mereka dapat merasa nyaman untuk mendengarkan dan mendapatkan klarifikasi atas keraguan mereka.
Layanan konsultasi GOH Migrant mencakup kondisi hubungan kerja (seperti apakah upah dan cuti wajar), dampak kehamilan terhadap hak kerja pekerja migran perempuan, dan masalah lain yang berkaitan dengan kehidupan dan pekerjaan di Taiwan.
“Kami memberikan nasihat yang relevan dan informasi yang komprehensif, mendampingi mereka dalam memperjuangkan hak-hak mereka,” ujar Kelly.
Banyak rangkaian kasus yang telah mereka bantu selesaikan. Kebanyakan kasus tersebut berujung pada keselamatan pribadi dan kekerasan berbasis gender seperti penanganan darurat dan tempat perlindungan untuk krisis seperti cedera pribadi, kekerasan seksual, dan pelecehan seksual.
Perselisihan perburuhan dan bantuan cedera kerja juga sering diatasi, seperti menangani perselisihan perburuhan soal upah dan jam kerja, serta kebutuhan komunikasi dan koordinasi yang timbul dari perbedaan bahasa dan budaya; juga membantu pekerja migran yang menderita cedera atau penyakit akibat kerja dalam mendapatkan perlindungan medis dan hak-hak mereka.
Selain itu, organisasi ini juga berfokus pada pelindungan kesehatan ibu dan anak. Membantu pekerja migran perempuan dalam menghadapi tantangan kehamilan dan persalinan di Taiwan, dan memberikan bantuan medis dan sumber daya terkait anak-anak mereka.
Organisasi tersebut juga memberikan konsultasi hukum. Kelly mengatakan, “Kami juga menjunjung tinggi semangat kepedulian kemanusiaan, memberikan informasi hukum yang akurat dan bantuan yang diperlukan kepada pekerja migran yang tidak berdokumen, dengan harapan dapat menyelesaikan kesulitan mereka melalui berbagai saluran.”
Kontak organisasi jika membutuhkan bantuan
Saat diyanya oleh CNA, apa yang ingin disampaikan kepada semua pekerja asing, Kelly mengatakan bahwa ia sangat berterima kasih atas dedikasi dan kerja keras semua orang di Taiwan. Ia memahami bahwa pekerja migran seringkali menanggung beban berat berupa kerinduan akan kampung halaman, kesulitan keuangan, dan stres terkait pekerjaan saat tinggal di luar negeri sendirian.
Tak hanya itu saja, banyak pekerja menghadapi kendala bahasa, kesepian, atau ketidaknyamanan fisik. "Jangan mencoba untuk bertahan sendirian. Jika Anda tidak dapat menemukan seseorang yang dapat Anda percayai untuk berbagi cerita, jangan ragu untuk menghubungi Pusat Layanan Migran Garden of Hope (GOH Migrants) kapan saja. Izinkan kami menjadi pendukung dan penolong terkuat Anda di Taiwan,” ujarnya.
Saat ini, GOH Migrant menyediakan dua saluran konsultasi yang mudah: "Hotline Konsultasi" dan "Platform Media Sosial" yang dapat dihubungi dengan mudah.
Hotline Konsultasi: Hubungi 03-2522-522 (Jam layanan: Senin sampai Jumat, 09:00 - 18:00). Staf berbahasa Indonesia akan memberikan layanan online.
“Bagi pekerja migran yang jadwalnya tidak sesuai atau tidak dapat menghubungi kami melalui telepon, Anda dapat mengirim pesan melalui akun Facebook Messenger resmi "GOH-Migrants". Staf berbahasa Indonesia kami akan membalas secara online atau membantu menjadwalkan panggilan konsultasi,” tutur Kelly menutup wawancara.