LSM Taiwan kumpulkan 200 paket pertolongan pertama untuk pekerja perikanan

10/05/2026 16:50(Diperbaharui 10/05/2026 16:50)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Sejumlah perwakilan organisasi masyarakat sipil dan legislator Partai Progresif Demokratik hari Jumat menggelar konferensi pers terkait keamanan pekerja perikanan. (Sumber Foto : CNA, 8 Mei 2026)
Sejumlah perwakilan organisasi masyarakat sipil dan legislator Partai Progresif Demokratik hari Jumat menggelar konferensi pers terkait keamanan pekerja perikanan. (Sumber Foto : CNA, 8 Mei 2026)

Taipei, 10 Mei (CNA) Sejumlah lembaga swadaya masyarakat di Taiwan hari Jumat (8/10) mengatakan mereka telah berhasil mengumpulkan 200 paket pertolongan pertama untuk pekerja perikanan laut jauh, serta berharap pemerintah dapat memerhatikan masalah "salah penempatan sumber daya" dan mendorong reformasi sistem.

Dalam konferensi pers di Yuan Legislatif hari Jumat, Sekretaris Jenderal Yilan Migrant Fishermen Union, Allison Lee (李麗華) mengatakan mengubah "sumber daya yang terbatas" menjadi perlindungan yang benar-benar "mudah dijangkau" pekerja di laut masih memerlukan upaya bersama dari sektor publik dan swasta.

Berdasarkan pengalaman kunjungan ke kapal-kapal penangkap ikan, menurut Lee, ditemukan bahwa kotak obat di kapal sering dikunci di ruang kapten, sehingga pekerja yang terluka harus "memohon" kepada dirinya atau staf Taiwan sebelum dapat memperolehnya.

Lee mengatakan bahwa serikatnya telah bekerja sama dengan International Transport Workers' Federation untuk mengumpulkan 200 paket pertolongan pertama bagi pekerja perikanan laut jauh, yang akan disediakan bagi mereka.

Ia mengatakan pihaknya berharap tindakan ini dapat menjadi pemicu awal agar pemerintah dan masyarakat dapat meninjau kembali alokasi sumber daya yang ada, serta mendesak pemerintah untuk menghadapi masalah "salah penempatan sumber daya" dan mendorong reformasi sistem.

Legislator Partai Progresif Demokratik (DPP), Wang Cheng-hsu (王正旭) menyatakan bahwa paket pertolongan pertama khusus laut merupakan peralatan medis darurat yang dirancang khusus untuk lingkungan laut dan kapal perikanan yang sangat lembap.

Paket tersebut harus memiliki tingkat ketahanan air, ketahanan gesekan, dan ketahanan korosi yang tinggi, serta memenuhi standar keselamatan internasional, juga mesti mampu menangani luka luar dan cedera akibat biota laut secara darurat, tambahnya.

Dari sisi kemasan luar, selain tahan air, warnanya harus mencolok seperti merah atau oranye, dan harus memastikan obat-obatan di dalamnya tidak lembap, kata Wang.

Wang juga menambahkan bahwa perlengkapan medis di dalamnya harus memiliki fungsi menghentikan pendarahan dan membalut luka, serta dilengkapi alat pembersih dan disinfeksi.

Salep antibiotik untuk luka merupakan perlengkapan wajib, sementara akan lebih baik lagi jika tersedia pereda nyeri, antibiotik oral, sarung tangan steril, atau peniti pengaman, ucapnya.

Legislator DPP Lin Yueh-chin (林月琴) menyebut bahwa hak asasi manusia dan hak buruh tidak boleh berhenti di daratan, dan keselamatan kerja juga tidak boleh kehilangan efektivitasnya setelah kapal berlayar.

Para pekerja yang dipekerjakan majikan Taiwan, tanpa memandang kewarganegaraan, seharusnya menikmati perlindungan dasar dan tidak boleh dibiarkan menjadi kelompok yang paling sulit terlihat oleh sistem di "tempat kerja yang paling berbahaya", tambahnya.

Penggalangan 200 paket pertolongan pertama multibahasa oleh masyarakat sipil kali ini bukan sekadar donasi barang, tetapi juga pengingat terhadap sistem yang ada, kata Lin.

Perlengkapan pertolongan pertama, lanjut Lin, pada dasarnya merupakan tanggung jawab yang seharusnya diwajibkan pemerintah kepada pemberi kerja.

Ia juga menegaskan Kementerian Pertanian, Kementerian Ketenagakerjaan, serta Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan harus membangun daftar standar, petunjuk multibahasa, mekanisme inspeksi wajib, serta mekanisme akses di ruang publik.

(Oleh Chen Chun-hua dan Jason Cahyadi)

Selesai/

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.