Kepolisian New Taipei tangkap 137 tersangka terkait lelang daring palsu pada Januari-Maret

26/04/2026 17:14(Diperbaharui 26/04/2026 17:14)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

(Sumber Gambar : Korps Investigasi Kriminal Departemen Kepolisian Kota New Taipei)
(Sumber Gambar : Korps Investigasi Kriminal Departemen Kepolisian Kota New Taipei)

New Taipei, 24 Apr. (CNA) Kepolisian New Taipei hari Jumat (24/4) mengatakan mereka dari Januari hingga Maret tahun ini telah menangani 135 kasus dan menangkap 137 orang yang diduga terlibat dalam penjualan tiket konser dan kartu permainan koleksi palsu, sebagai bagian dari operasi pembersihan nasional terhadap penipuan lelang daring.

Korps Investigasi Kriminal (CIC) Departemen Kepolisian Kota New Taipei mengatakan pihak berwenang berhasil melacak sumber kelompok penipu dan aliran dana mereka di sepanjang kuartal pertama tahun ini melalui analisis data besar dari platform antipenipuan 165 serta investigasi teknologi.

Kepala Divisi Ekonomi CIC, Chang Hui-tzu (張惠慈), menyampaikan kepada CNA bahwa peringatan 30 tahun sebuah permainan populer Jepang telah memicu lonjakan pasar kartu koleksi, yang kemudian dimanfaatkan sindikat kriminal.

Penipu memancing korban dengan harga yang jauh di bawah pasar dan mendesak pembayaran melalui jalur pribadi agar tidak terdeteksi sistem keamanan platform, kata Chang.

Chang mengatakan pihaknya menganalisis penipuan lelang ini bergerak dengan terstruktur, mulai dari penggunaan IP luar negeri, pengumpulan kartu, kurir penarik dana, hingga pencucian uang melalui mata uang virtual, ujarnya.

Meskipun kepolisian berhasil melacak aliran dana dan menangkap kelompok yang berbasis di dalam negeri, ujarnya, keberadaan IP luar negeri sering kali menjadi titik putus dalam pengejaran sindikat lintas negara. 

Chang pun mengimbau masyarakat untuk hanya berbelanja di platform resmi yang terjamin keamanannya atau melakukan transaksi secara tatap muka.

Berdasarkan data kepolisian New Taipei, tercatat sebanyak 6.431 kasus penipuan pada kuartal pertama tahun 2026, turun 651 dibandingkan periode yang sama pada periode yang sama di tahun lalu yakni 7.082. Selain itu, total kerugian finansial warga berhasil ditekan sebesar NT$ 624 juta (Rp.341,442 miliar).

(Oleh Huang Hsu-sheng dan Agoeng Sunarto)

Selesai/JC

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.