Pria Taichung diringkus pasca terobos lampu merah hingga serang petugas

22/04/2026 10:16(Diperbaharui 22/04/2026 10:16)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

(Sumber Foto : Dok. Istimewa)
(Sumber Foto : Dok. Istimewa)

Taipei, 22 Apr. (CNA) Seorang pria pejalan kaki ditangkap setelah kedapatan menerobos lampu merah dan menyerang petugas kepolisian di persimpangan Jalan Qinghai dan Jalan Chongqing, Distrik Xitun, Taichung, Minggu (19/4) malam, kata kepolisian.

Kantor Polisi VI Kota Taichung hari Senin memberikan keterangan bahwa personelnya menghentikan seorang pria bermarga Lin () (47) pada sekitar pukul 22.00 hari Minggu karena melanggar aturan lalu lintas saat menyeberang jalan.

Selama pemeriksaan, Lin menolak bekerja sama dan sempat menghina polisi, dan meski sempat menunjukkan identitasnya setelah diberi peringatan mengenai konsekuensi hukum, ia kembali melontarkan makian saat petugas memverifikasi datanya, kata kepolisian.

Karena tindakan tersebut, polisi segera menetapkan Lin sebagai tersangka dalam tindak pidana tertangkap tangan, tetapi ia melakukan perlawanan, sehingga petugas menggunakan tongkat sesuai prosedur guna mengendalikan situasi, kata kepolisian.

Menurut laporan kepolisian, Lin sempat merebut helm petugas dan menggunakannya untuk memukul kepala petugas bermarga Hu (), yang mengakibatkan luka memar dan luar pada kepala sang polisi.

Petugas yang terluka telah menjalani pemeriksaan medis di rumah sakit dan berencana mengajukan gugatan penganiayaan terhadap pelaku, kata kepolisian.

Kejadian tersebut turut dibantu warga di lokasi yang ikut menahan pelaku hingga bantuan personel polisi tambahan tiba di tempat kejadian, menurut kepolisian.

Lin kini telah diserahkan ke Kantor Kejaksaan Distrik Taichung untuk penyelidikan lebih lanjut atas dugaan tindak pidana menghalang tugas publik, penganiayaan, serta penghinaan di muka umum.

Kepolisian Taichung mengimbau masyarakat untuk bekerja sama dengan petugas yang sedang menjalankan tugas hukum, dan menegaskan tidak akan menoleransi segala bentuk kekerasan terhadap aparat dan akan menindak tegas setiap pelanggaran guna menjaga ketertiban sosial serta wibawa penegakan hukum.

(Oleh Hao Hsueh-ching dan Agoeng Sunarto)

Selesai/JC

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.