Taipei, 16 Apr. (CNA) Seorang anggota Dewan Kota Taichung hari Rabu (15/4) menyerukan penyelidikan atas apa yang ia gambarkan sebagai pembunuhan kucing jalanan yang diorkestrasi sekelompok anjing yang dilatih dan dikerahkan manusia.
Kelompok yang terdiri dari empat anjing ini, tiga berwarna hitam dan satu kuning, telah dikaitkan dengan beberapa serangan tengah malam terhadap kucing jalanan di seluruh kota, kata Anggota Dewan Kota Taichung Wu Pei-yun (吳佩芸) dalam sebuah sesi dewan, meskipun ia tidak memberikan jumlah pasti insiden tersebut.
Rekaman pengawasan dari serangan-serangan tersebut menunjukkan bahwa insiden-insiden itu terkoordinasi dan bukan insiden terpisah, kata Wu, yang memperlihatkan video-video terkait untuk mendukung tuduhannya dalam rapat.
Dua insiden terbaru terjadi pada 24 dan 28 Maret, kata Wu.
Menurut Wu, anjing-anjing tersebut tampak seperti profesional yang terlatih, mengingat gerakan mereka yang cepat, pembagian peran yang jelas, serta kemampuan mereka melacak aroma dan menarik kucing dari bawah kendaraan.
Selain itu, anjing-anjing tersebut langsung melarikan diri ketika didekati manusia, kata Wu.
Wu mengatakan "saksi mata" telah melihat anjing-anjing itu diangkut ke lokasi tertentu sebelum serangan, dan dipanggil kembali dengan sinyal peluit setelah pembunuhan.
Sebagai tanggapan, Wakil Wali Kota Taichung Huang Kuo-jung (黃國榮) mengatakan jika anjing-anjing tersebut terbukti telah dilatih pemiliknya, insiden ini akan diperlakukan sebagai tindak pidana.
Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Biro Pertanian Lee Yi-an (李逸安) menyatakan biro tersebut akan bekerja sama dengan kepolisian untuk melakukan penyelidikan menyeluruh terkait masalah ini.
Selesai/JC