Berita Pilihan Taiwan Berbahasa Indonesia EP19

13/04/2026 17:04(Diperbaharui 13/04/2026 17:08)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Berikut berita pilihan Taiwan berbahasa Indonesia CNA edisi ke-19:

Ketua partai oposisi Taiwan bertemu Presiden Tiongkok

Cheng Li-wun, ketua partai oposisi Taiwan Kuomintang, bertemu Presiden Tiongkok Xi Jinping di Beijing pada 10 April, di mana mereka berjanji untuk mendekatkan masyarakat di kedua sisi Selat Taiwan guna memfasilitasi "kebangkitan besar bangsa Tionghoa".

Ketua Kuomintang Cheng Li-wun dan Presiden Tiongkok Xi Jinping, dalam kapasitasnya sebagai sekretaris jenderal Partai Komunis Tiongkok, menjalani pertemuan tertutup di Beijing pada 10 April.

Cheng dan Xi dalam pernyataannya sama-sama menekankan "kebangkitan bangsa Tionghoa", "Konsensus 1992", dan "penolakan terhadap kemerdekaan Taiwan" , serta menyerukan hubungan lintas selat yang lebih dalam.

Cheng menyerukan kedua pihak untuk mengesampingkan perbedaan politik dan bersama-sama bekerja menuju penciptaan "simbiosis kemakmuran bersama" yang didukung solusi sistemik untuk mencegah perang.

Menjawab pertanyaan wartawan tentang "reunifikasi", Cheng menyebut Xi mengatakan sistem sosial dan keyakinan politik kedua sisi selat bisa berbeda, dan bukan alasan untuk melakukan pemisahan. Menurut Cheng, ini adalah ungkapan niat baik.

Kunjungan Cheng ke Tiongkok yang disambut hujaman kritik dari pemerintah Taiwan berlangsung dari 7 hingga 12 April, dan diisi dengan pertemuannya bersama petinggi-petinggi Partai Komunis Tiongkok.

Kenangan Coffee resmikan gerai pertama di Taiwan

Peritel kopi asal Indonesia, Kenangan Coffee, resmi membuka gerai perdananya di Taiwan, yang berlokasi di Taipei.

Di sebuah tempat perbelanjaan di pusat kota Taipei, ada sebuah kedai yang tampak tak asing bagi khalayak Indonesia.

Kenangan Coffee di Shin Kong Mitsukoshi A11 telah memulai operasionalnya sejak 28 Maret. Dalam acara pemotongan pita pada 7 April, menurut pihak toko, mereka telah mencatat rata-rata ratusan pesanan per hari.

Kepala Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia di Taipei Arif Sulistiyo menyatakan harapannya agar kehadiran Kenangan Coffee dapat mendorong peningkatan ekspor produk Indonesia ke Taiwan.

Co-Founder Kenangan Coffee Edward Tirtanata menyampaikan bahwa ekspansi ini dilandasi besarnya potensi pasar kopi di Taiwan, serta didukung keberadaan komunitas Indonesia.

Co-Founder Kenangan Coffee Taiwan Peter Wu mengatakan produk Indonesia telah menjadi bagian dari keseharian masyarakat Taiwan, sehingga pihaknya berupaya menghadirkan merek ini.

Anggota HUR+ Grace: "Karena selama ini aku pengen banget orang-orang tahu tentang budaya-budaya Indonesia dan makanan-minuman Indonesia."

Kreator konten Jason Wijaya: "Biar orang-orang tahu kalau kopinya Indonesia tuh sangat endul (enak), sayangku."

Tiket konser tambahan F✦FOREVER di Indonesia ludes

Tiket hari ketiga konser grup vokal Taiwan F✦FOREVER di Indonesia Arena pada akhir Mei mendatang telah habis terjual di hari yang sama dengan pembukaan penjualan pada 11 April.

F✦FOREVER, kelompok sempalan F4, dijadwalkan menggelar konser pada akhir Mei. Menyambut animo masyarakat hingga ludesnya tiket pertunjukan yang sebelumnya direncanakan hanya berlangsung pada 29 dan 30 Mei, penyelenggara memutuskan untuk menambah hari di 28 Mei.

Namun, tiket kembali habis terjual pada hari yang sama dengan pembukaan penjualan pada 11 April. Menanggapi ini, Color Asia Live selaku promotor mengatakan dukungan masyarakat Jakarta telah membuat momen ini terasa luar biasa.

Mereka pun menyebut malam istimewa sedang menanti, di mana Jerry Yan, Van Ness Wu, Vic Chou, dan Ashin akan bertemu di panggung yang tak terlupakan.

Dalam sebuah video dari Rednote yang diunggah ulang promotor, para anggota F✦FOREVER terlihat membicarakan konser di Jakarta di atas panggung pertunjukan di Tiongkok, di mana mereka berlatih beberapa kata dalam bahasa Indonesia seperti "apa kabar", "terima kasih", hingga "aku cinta padamu".

SBIPT gelar halalbihalal dengan diskursus perjuangan serikat

Serikat Buruh Industri Perawatan Taiwan atau SBIPT mengadakan halalbihalal di Taipei pada 12 April, dengan disertai diskusi tentang perjuangan serikat dalam menghadapi permasalahan-permasalahan di Taiwan.

Bersalam-salaman pada 12 April pagi di Taipei, para anggota SBIPT meramaikan acara halalbihalal Idulfitri mereka.

Ketua SBIPT, Fajar mengatakan halalbihalal ini tidak sekadar untuk saling meminta maaf dan memaafkan, tetapi juga untuk saling mengenal guna semakin getol dalam menjalankan program-program serikat.

Halalbihalal juga diisi kegiatan berbagi pengalaman serikat lokal yang diikuti diskusi permasalahan pekerja migran, termasuk sistem agensi dan batasan masa kerja.

Pembicaraan ditutup kesimpulan bahwa terdapat isu pada kebijakan pemerintah, dan bahwa serikat harus bersama-sama menyelesaikan masalah secara demokratis.

Kepada CNA, Fajar mengatakan ia berharap semakin banyak orang bergabung dengan serikat karena "serikat menjadi alat perjuangan" untuk meraih perubahan.

(Oleh Jason Cahyadi dan Jennifer Aurelia)

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.