KDEI Taipei kolaborasi bersama mahasiswa ISA NCCU promosikan kuliner dan budaya Indonesia

31/05/2026 17:48(Diperbaharui 31/05/2026 17:50)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Dua stan yang memajang kuliner Indonesia. (Sumber Foto : KDEI).
Dua stan yang memajang kuliner Indonesia. (Sumber Foto : KDEI).

Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei berkolaborasi dengan mahasiswa ISA (Indonesian Students Association) National Chengchi University (NCCU) untuk promosikan kuliner, budaya, dan pariwisata Indonesia di World Food Festival NCCU 2026 Taiwan yang diselenggarakan pada 12–14 Mei 2026. 

Kegiatan World Food Festival merupakan festival internasional tahunan yang menghadirkan berbagai stan kuliner dan budaya dari sejumlah negara, beberapa di antaranya Malaysia, Thailand, Myanmar, Vietnam, Hong Kong, Turki, negara-negara Arab, Filipina, Jepang, Korea Selatan, Paraguay, Amerika Serikat, serta Indonesia, tulis keterangan rislis pers KDEI. 

Saat dihubungi CNA pada Kamis (28/5), Kepala Bidang Pariwisata dan Perhubungan KDEI, Ruth Evelin Pasaribu mengatakan dalam kegiatan tersebut, stan Indonesia yang dikelola mahasiswa ISA berhasil menarik perhatian pengunjung dengan menghadirkan beragam produk makanan dan jajanan khas Indonesia, seperti Indomie, pisang goreng, bakwan, bakso, serta minuman es mangga. 

Para pengunjung bisa mencicipi kuliner Indonesia. (Sumber Foto : KDEI)
Para pengunjung bisa mencicipi kuliner Indonesia. (Sumber Foto : KDEI)

Sebagai bagian dari promosi kuliner Indonesia, mahasiswa ISA juga membagikan contoh makanan kepada para pengunjung sehingga mereka dapat langsung mencicipi cita rasa khas Nusantara. Antusiasme pengunjung terlihat tinggi selama festival berlangsung, khususnya terhadap kuliner Indonesia yang kaya rempah dan memiliki cita rasa unik.

Selain menyajikan kuliner Nusantara, mahasiswa ISA juga menampilkan nuansa budaya Indonesia melalui dekorasi booth dan penggunaan pakaian adat Jawa yang menghiasi area promosi Indonesia. Kehadiran elemen budaya tersebut memberikan pengalaman yang lebih autentik bagi para pengunjung sekaligus memperkenalkan keberagaman budaya Indonesia kepada masyarakat internasional di Taiwan.

Kepala Bidang Pariwisata dan Perhubungan KDEI, Ruth Evelin Pasaribu (4 depan dari kanan) berfoto bersama para panitia. (Sumber Foto : KDEI)
Kepala Bidang Pariwisata dan Perhubungan KDEI, Ruth Evelin Pasaribu (4 depan dari kanan) berfoto bersama para panitia. (Sumber Foto : KDEI)

Partisipasi Indonesia dalam festival ini merupakan bagian dari upaya promosi budaya dan promosi pariwisata Indonesia di Taiwan. Kolaborasi antara KDEI Taipei dan mahasiswa Indonesia di Taiwan juga menjadi sarana memperkuat kontak people-to-people serta meningkatkan citra positif Indonesia di lingkungan internasional.

Ruth menyampaikan apresiasi atas kreativitas dan semangat mahasiswa ISA NCCU dalam memperkenalkan Indonesia kepada masyarakat global melalui kegiatan internasional di lingkungan kampus. Ia berharap, melalui World Food Festival NCCU 2026, Indonesia tidak hanya dikenal melalui cita rasa kulinernya, tetapi juga melalui kekayaan budaya, pariwisata dan keberagaman tradisi.

(Oleh Miralux)

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.