Pakar Taiwan: Prioritaskan metode fisik dalam mencegah nyamuk, kimia pilihan terakhir

29/03/2026 15:01(Diperbaharui 29/03/2026 15:01)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Profesor Lee Hou-feng (kiri) dan Dirjen Pengelolaan Zat Kimia Tsai Meng-yu (kanan) dalam konferensi pers "Panduan Lengkap Produk Anti-Nyamuk" hari Kamis. (Sumber Foto : CNA, 26 Maret 2026)
Profesor Lee Hou-feng (kiri) dan Dirjen Pengelolaan Zat Kimia Tsai Meng-yu (kanan) dalam konferensi pers "Panduan Lengkap Produk Anti-Nyamuk" hari Kamis. (Sumber Foto : CNA, 26 Maret 2026)

Taipei, 29 Mar. (CNA) Cara paling efektif untuk mencegah nyamuk adalah dengan membersihkan sumber perkembangbiakannya, memprioritaskan metode fisik seperti lampu perangkap atau raket listrik, dan dengan tidak membiarkan ada manusia atau hewan di ruangan tertutup yang diaplikasikan bahan kimia, kata seorang pakar Taiwan.

Lee Hou-feng (李後鋒), profesor di Departemen Entomologi National Chung Hsing University, dalam konferensi pers yang digelar Kementerian Lingkungan Hidup pada Kamis (26/3) menyatakan bahwa nyamuk membutuhkan air untuk berkembang biak, sehingga pencegahan dapat dilakukan dengan konsep "Cari, Tuang, Bersihkan, dan Sikat."

Ia menyarankan masyarakat untuk memilih produk fisik terlebih dahulu, seperti lampu perangkap nyamuk atau raket listrik. Untuk waktu tidur, penggunaan kelambu disarankan, sementara untuk aktivitas luar ruangan sebaiknya mengenakan pakaian lengan panjang dan celana panjang, ujarnya. 

Lee menegaskan bahwa penggunaan bahan kimia harus menjadi pilihan terakhir.

Secara garis besar, produk antinyamuk di pasaran dibagi menjadi tiga kategori berdasarkan fungsinya: membunuh, mengusir, dan menghindari, kata Lee.

Lee menekankan bahwa keamanan penggunaan obat nyamuk bergantung pada kondisi lingkungan, dan hewan peliharaan seperti kucing dan anjing sangat rentan karena mereka cenderung menjilat tubuh mereka.

Untuk jenis produk pembunuh nyamuk (seperti semprotan insektisida, obat nyamuk elektrik cair, atau obat nyamuk bakar), jendela dan pintu harus ditutup terlebih dahulu saat penggunaan, kata Lee.

Manusia dan hewan peliharaan harus meninggalkan ruangan selama 30 menit hingga satu jam, sementara setelah itu, pastikan untuk membuka jendela agar sirkulasi udara kembali lancar sebelum kembali masuk, anjurnya.

Untuk jenis produk pengusir, penggunaannya mirip dengan tipe pembunuh nyamuk, tetapi jendela harus dibiarkan terbuka, menurut Lee.

Letakkan obat nyamuk di area yang terkena aliran angin atau dekat bukaan jendela agar zat kimia dapat menyebar merata ke seluruh ruangan mengikuti aliran udara, ujarnya, seraya tidak menyarankan penggunaan lebih dari delapan jam.

Kategori terakhir adalah jenis menghindar, seperti cairan atau gantungan antinyamuk, yang bekerja dengan mengganggu kemampuan nyamuk untuk mendeteksi keberadaan manusia, kata Lee.

Mengingat jenisnya yang beragam, beberapa produk dapat bersentuhan langsung dengan kulit sementara yang lain tidak, sehingga pembacaan instruksi sangat krusial, kata dia.

Direktur Jenderal Pengelolaan Zat Kimia, Tsai Meng-yu (蔡孟裕), mengingatkan bahwa obat antinyamuk termasuk dalam kategori pestisida lingkungan. 

Warga yang membawa pulang produk gantungan antinyamuk dari luar negeri hanya diperbolehkan menggunakannya secara pribadi dan dilarang menjualnya secara daring, dengan pelanggar dapat didenda NT$60.000 (Rp31,74 juta) hingga NT$300.000, kata Tsai.

(Oleh Chang Hsiung-feng dan Agoeng Sunarto)

Selesai/JC

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.