Taipei, 24 Mar. (CNA) Grab Holdings Ltd., sebuah super app terkemuka di Asia Tenggara, mengatakan pada hari Senin (23/3) bahwa mereka telah setuju untuk mengakuisisi bisnis pengantaran foodpanda milik Delivery Hero di Taiwan seharga US$600 juta (Rp317,44 miliar) secara tunai.
Dalam sebuah pernyataan, Grab mengatakan bahwa kesepakatan akuisisi ini masih menunggu persetujuan dari regulator dan dijadwalkan akan selesai pada paruh kedua tahun ini.
Menurut perusahaan, kesepakatan ini akan membantu Grab yang berbasis di Singapura memperluas jangkauannya ke pasar kesembilan, yang merupakan pasar pertamanya di luar Asia Tenggara.
"Keahlian kami yang telah lama dalam mengelola logistik pengantaran yang kompleks untuk kota-kota padat dan lalu lintas tinggi sangat cocok untuk kota-kota sibuk di Taiwan," kata CEO dan Co-founder Grab, Anthony Tan, dalam pernyataan tersebut.
"Populasi Taiwan yang berjumlah sekitar 23 juta juga memiliki permintaan tinggi terhadap layanan berbasis mobile, mirip dengan konsumen Asia Tenggara yang Grab layani setiap hari," kata Tan. "Kami melihat peluang besar untuk mengembangkan layanan pengantaran makanan dan kebutuhan pokok di sini."
Grab menegaskan kembali panduan pendapatan yang disesuaikan sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) sebesar US$700 juta hingga US$720 juta untuk tahun 2026. Perusahaan mengatakan transaksi yang diusulkan ini diperkirakan akan memberikan kontribusi setidaknya US$60 juta dalam EBITDA yang disesuaikan secara tambahan pada tahun 2028.
EBITDA digunakan sebagai indikator profitabilitas keseluruhan suatu perusahaan.
Pada Desember 2024, Komisi Perdagangan Adil Taiwan memutuskan untuk memblokir akuisisi yang diusulkan oleh platform pengantaran Uber Eats terhadap bisnis foodpanda di negara tersebut dengan alasan akan membatasi persaingan.
Selesai/IF