PCINU Taiwan tetapkan Idul Fitri 21 Maret 2026

19/03/2026 20:26(Diperbaharui 19/03/2026 21:14)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Pemantauan hilal PCINU Taiwan di Tamsui Fisherman
Pemantauan hilal PCINU Taiwan di Tamsui Fisherman's Wharf pada Kamis. (Sumber Foto : CNA, 19 Maret 2026)

Taipei, 19 Mar. (CNA) Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Taiwan memutuskan bahwa tanggal 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada 21 Maret 2026, berdasarkan pemantauan hilal yang dilakukan di Tamsui Fisherman's Wharf pada Kamis (19/3), hari yang sama dengan keputusan Masjid Agung Taipei (TGM).

Ditemui usai pengamatan hilal, Muhammad Yaqin, ketua Lembaga Falakiyah PCINU Taiwan menyebut dari pemantauan yang dilakukan mulai pukul 18.04 hingga pukul 18.20, hilal -- bulan sabit muda pertama yang tampak di ufuk barat sesaat setelah matahari terbenam untuk menandai dimulainya bulan baru dalam kalender Hijriah -- ada dalam posisi yang tidak terlihat.

Oleh karena itu, bulan Ramadan atau bulan kesembilan penanggalan kalender Hijriah digenapkan menjadi 30 hari. "Dan awal Syawal akan jatuh pada hari Sabtu, 21 Maret 2026," kata Yaqin.

Sementara itu, TGM, pengelola masjid tertua di Taiwan, juga mengumumkan 1 Syawal jatuh di tanggal yang sama berdasarkan tidak tampaknya hilal dan tidak adanya laporan yang diterima dari negara-negara tetangga pada Kamis.

(Sumber Foto : CNA, 19 Maret 2026)
(Sumber Foto : CNA, 19 Maret 2026)

Sebagai satu-satunya lembaga yang melakukan pemantauan hilal langsung di Taiwan, Lembaga Falakiyah PCINU Taiwan menyebut pemantauan kali ini merupakan kali yang kelima setelah secara resmi dimulai tahun lalu untuk pengamatan hilal Ramadan, Idul Fitri, dan Idul Adha, serta Ramadan tahun ini, menurut lembaga tersebut.

Yaqin, mahasiswa S3 program desain interaksi di National Taipei University of Technology, menuturkan, sama seperti sebelumnya, untuk proses pemantauan sendiri, Lembaga Falakiyah PCINU Taiwan menggunakan dua teleskop dan piranti lunak yang menunjukkan grafik lintasan dan posisi kemungkinan adanya hilal. 

Seperti pengamatan awal Ramadan bulan lalu, berdasarkan pemantauan CNA, tempat pengamatan hilal PCINU Taiwan juga mengundang rasa penasaran orang Indonesia lain di Taiwan dan mengumpulkan belasan orang yang ikut bergabung dalam proses pengamatan ini.

Menyambut datangnya Idul Fitri, dalam pengumuman keputusan ini di Facebook, PCINU mengajak umat Islam di Taiwan untuk merayakan dengan penuh rasa syukur, memperkuat jalinan silaturahmi, serta tetap menjaga semangat ibadah dan akhlakul karimah di negeri perantauan.

Di sisi lain, Chinese Muslim Association (CMA), organisasi Muslim lokal lainnya mengumumkan, berdasarkan Mahkamah Agama Tertinggi Kerajaan Arab Saudi bahwa Jumat, 20 Maret 2026, akan menandai hari pertama Idul Fitri.

"Dengan ini kami menginformasikan kepada semua dan menyampaikan ucapan selamat yang tulus atas keberhasilan menyelesaikan puasa Anda," tulis CMA dalam pernyataan yang diunggah di media sosialnya pada Rabu.

(Sumber Foto : CNA, 19 Maret 2026)
(Sumber Foto : CNA, 19 Maret 2026)

Salat Idul Fitri

Berdasarkan informasi dari TGM, pihaknya akan menyelenggarakan salat Idul Fitri dalam dua sesi, dengan sesi pertama dimulai pada pukul 07.00 dan yang kedua pada pukul 08.00. Untuk menghindari antrean, pihak masjid mengimbau agar para jemaah bersuci dari rumah dan membawa perlengkapan salat sendiri. 

Sebelumnya, PCINU dan Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) di Taipei pada Minggu mengadakan kegiatan doa bersama dan koordinasi panitia pelaksanaan salat Idul Fitri, "Sebagai ikhtiar spiritual sekaligus persiapan teknis demi kelancaran," menurut siaran pers organisasi tersebut yang dirilis Rabu.

Dalam sambutannya, Kepala KDEI Arif Sulistiyo menyampaikan pesan kepada seluruh warga negara Indonesia yang akan mengikuti salat Idul Fitri di Taiwan agar senantiasa mematuhi peraturan dan imbauan dari panitia.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan, ketertiban, serta sikap saling menghormati selama kegiatan, dan menyampaikan harapannya agar pelaksanaan salat berjalan lancar, aman, dan penuh kekhidmatan.

Doa bersama dan koordinasi panitia pelaksanaan salat Idul Fitri di Taiwan pada Rabu. (Sumber Foto : PCINU Taiwan)
Doa bersama dan koordinasi panitia pelaksanaan salat Idul Fitri di Taiwan pada Rabu. (Sumber Foto : PCINU Taiwan)

Melalui sebuah unggahan Facebook pada Kamis sore, PCINU juga mengumumkan sejumlah lokasi salat Idul Fitri yang telah terus diperbarui sejak Jumat lalu.

Salat di Taipei akan dilaksanakan dua sesi di National Dr. Sun Yat-sen Memorial Hall, sementara di New Taipei satu sesi di Jalan Jieshou Bagian 1 No. 278 Distrik Sanxia, dan di Kota Keelung satu sesi di Keelung Transit Station, kata PCINU.

Di Taoyuan, salat akan digelar satu sesi di Pasar Malam Nankam, tiga sesi di Mushola PMI Al-Amin, dua sesi di Mushola Al Ikhlas, tiga sesi di Mushola Al Barokah, dua sesi di Masjid At-Taqwa, tiga sesi di Masjid An-Nur, dua sesi di Mushola Al Huda Fugang, dan satu sesi di Jinagua Park, kata PCINU.

Salat di Kabupaten Miaoli akan dilaksanakan empat sesi di Mushola Nurul Iman dan satu sesi di tempat parkir Pasar Malam Kungkuan, sementara di Kota Chiayi dua sesi di Taman Unwalu Distrik Timur, di Kabupaten Nantou tiga sesi di Mushola Al Falah, dan di Kabupaten Yunlin satu sesi di Stasiun Dounan, kata PCINU.

Di Taichung, salat akan digelar dua sesi di depan Stasiun Kereta Api Taichung yang lama, tiga sesi di belakang Stasiun Shalu, serta masing-masing satu sesi di halaman parkiran restoran A-Mart Distrik Fengyuan, Mushola Al Ikhlas, dan Warung Indo Mbak Susan, kata PCINU.

Sementara itu, di Kabupaten Changhua, salat akan digelar tiga sesi di taman belakang Stasiun Changhua, dua sesi di Yuanlin Park yang juga dikenal sebagai "Taman Akong", dan satu sesi di Gedung Serba Guna di Desa Fuxing, kata PCINU.

Salat di Tainan akan dilaksanakan dua sesi di Taman Tainan, sementara di Kabupaten Pingtung tiga sesi di depan Stasiun Kereta Pingtung serta masing-masing satu sesi di tempat pelelangan ikan Pelabuhan Perikanan Donggang dan Mushola Ar Rahman, kata PCINU.

Di Kaohsiung, kata PCINU, salat akan diadakan tiga sesi di Kaohsiung Main Station serta masing-masing satu sesi di Renwu Sport Park, Lapangan Basket Taffa, Taman Bambu di Distrik Gangshan, dan Mushola Al Hijarh, kata PCINU.

Di Kabupaten Yilan, salat akan dilaksanakan masing-masing satu sesi di GOR sekolah pinggir pantai Nanfang'ao, Yilan Sport Park, dan lapangan basket RT Daxi, menurut PCINU.

Salat di Kabupaten Hualien akan digelar satu sesi di Taman Ukiran Batu Fuqian, dan di Kabupaten Taitung juga masing-masing satu sesi di Mushola Al Fajar dan Jalan Siwei Bagian 2 No. 23 Kota Taitung, kata PCINU.

Salat juga akan digelar di salah satu kepulauan terluar Taiwan, dengan dua sesi di Jalan Daxian No. 160, RT Anshan, Kota Magong, Kabupaten Penghu, menurut PCINU.

PCINU mengimbau publik di yang berada di daerah yang belum tercantum untuk menghubungi nomor WhatsApp mereka di +886910047992.

Di sisi lain, PCINU pada Kamis malam juga menggelar doa bersama Yasin Tahlil sekaligus penutupan Safari Ramadan yang dipimpin Ustadz Taqiyuddin.

(Oleh Muhammad Irfan dan Jason Cahyadi)

Selesai/ML

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.