Taipei, 15 Mar. (CNA) Lokakarya lampu kaca Turki mengisi perayaan Hari Perempuan Internasional para imigran baru di Kabupaten Hualien, memberikan energi penyembuhan pada kehidupan sehari-hari yang sibuk, kata Direktorat Jenderal Imigrasi (NIA) selaku penyelenggara.
Kegiatan ini mengangkat tema yang melambangkan peran penting perempuan modern dalam keluarga dan masyarakat sebagai penerang, penunjuk arah, dan teman yang lembut menemani, kata NIA dalam siaran pers, Jumat (13/3).
Kursus ini menggabungkan keunikan kerajinan kaca Turki dengan desain inti berupa motif "bintang heksagon warna-warni" tradisional yang dikembangkan menjadi berbagai bentuk geometris yang bernuansa ceria, kata NIA.
Di bawah bimbingan instruktur, para peserta menyusun dan membuat lampu mereka sendiri dalam suasana yang terasa hangat, penuh tawa, dan haru, menurut NIA.
NIA mengatakan kegiatan ini diharapkan dapat membantu para perempuan imigran baru meredakan tekanan pekerjaan dan urusan rumah tangga melalui proses membuat kerajinan, memberi mereka waktu untuk bersantai dan menenangkan tubuh serta pikiran.
Lampu bintang heksagon yang berkilau menjadi simbol agar perempuan menyadari pentingnya merawat diri dan "memancarkan cahaya dari dalam", sehingga mereka memiliki energi lebih untuk merawat keluarga, menurut NIA.
Kantor Layanan Hualien NIA juga memanfaatkan kesempatan ini untuk mempromosikan program yang mencakup beasiswa prestasi, bantuan pendidikan untuk keluarga kurang mampu, penghargaan bakat khusus, penghargaan pendidikan presiden, serta penghargaan sertifikasi.
Hu Chao-jen (胡朝仁), kepala kantor tersebut, menyatakan pihaknya mendorong para perempuan imigran baru untuk aktif menuntut ilmu dan memperoleh sertifikasi profesional tingkat C ke atas, guna meningkatkan kemampuan diri dan daya saing kerja.
Hal ini, kata Hu, tidak hanya menambah kompetensi profesional, tetapi juga memungkinkan mereka mengajukan penghargaan sertifikasi terkait, sehingga membuka lebih banyak peluang pengembangan.
Selesai/ja