Taipei, 4 Mar. (CNA) Seorang pekerja meninggal dunia dan tiga lainnya cedera pada Selasa (3/3) setelah mereka menghirup gas beracun saat melakukan operasi di pabrik Chang Chun Plastics di Distrik Daliao, Kaohsiung.
Biro Urusan Ketenagakerjaan Kota Kaohsiung mengatakan kecelakaan itu terjadi pada Selasa pagi di sebuah pabrik di Taman Industri Ta Fa, ketika empat pekerja yang sedang mengganti karbon aktif di sebuah pipa mulai mengalami kesulitan bernapas.
Keempat pekerja tersebut, yang diduga tidak sengaja menghirup gas beracun yang tidak diketahui jenisnya, dibawa ke rumah sakit setempat, di mana salah satu dari mereka, seorang pria bermarga Chen (陳) (69), kemudian meninggal dunia, kata biro tersebut dalam sebuah pernyataan.
Tiga pekerja pria lainnya, yang masing-masing bermarga Shang (尚) (61), Hsieh (謝) (51), dan Yu (于) (47), berada dalam keadaan sadar dan diperbolehkan pulang dari rumah sakit setelah hasil tes darah mereka dinyatakan normal, tambah biro tersebut.
Setelah insiden tersebut -- yang menurut media lokal terjadi di pabrik Chang Chun Plastics -- Biro Urusan Ketenagakerjaan memerintahkan fasilitas tersebut untuk menghentikan operasional dan mengirim pejabat untuk melakukan inspeksi.
Biro tersebut mengatakan mereka akan menunggu hasil autopsi Chen untuk menyelidiki apakah pihak pemberi kerja memiliki tanggung jawab hukum.
Jika pemberi kerja terbukti melanggar Undang-Undang Kesehatan dan Keselamatan Kerja, mereka akan dihukum berat sesuai dengan hukum yang berlaku, tambah biro tersebut.
Berdasarkan Pasal 40 undang-undang tersebut, kegagalan pemberi kerja untuk mengikuti peraturan yang bertujuan mencegah bahaya terkait mesin, peralatan, atau alat yang mengakibatkan kematian pekerja dapat dihukum dengan penjara maksimal tiga tahun, penahanan, dan/atau denda hingga NT$300.000 (Rp159,7 juta).
Selesai/ja