Tunawisma Chiayi tewas pasca dikeroyok atas dugaan perebutan barang

19/02/2026 18:09(Diperbaharui 19/02/2026 18:10)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Taipei, 19 Feb. (CNA) Seorang tunawisma di Kota Chiayi ditemukan tewas pada Kamis (19/2) setelah dipukuli tiga gelandangan lainnya, diduga karena perselisihan berulang yang dipicu perebutan barang daur ulang, menurut kepolisian.

Biro Kepolisian Kota Chiayi mengatakan mereka sebelumnya menerima laporan bahwa seorang tunawisma ditemukan tak bernyawa di terowongan bawah tanah di depan Stasiun Kereta Chiayi, dan segera mengirim petugas ke lokasi.

Hasil penyelidikan kepolisian menunjukkan bahwa pada sekitar pukul 02.00, mendiang, pria bermarga Chang (張), terlibat cekcok dengan seorang tunawisma lainnya, pria bermarga Wu (吳), yang menendang Chang beberapa kali.

Chang pada sekitar pukul 08.00 kembali berselisih dengan tunawisma bermarga Chiu (邱), Chen (陳), dan Lin (林), dan dipukuli oleh ketiganya dengan tangan kosong hingga terjatuh dan tergeletak di tanah, menurut kepolisian.

Pada sekitar pukul 10.00, Chen dan Lin mendapati Chang sudah tidak bernapas dan tubuhnya kaku, lalu segera melapor ke polisi, kata pihak berwenang.

Kepolisian kemudian membawa empat orang dibawa ke kantor polisi untuk diperiksa. Mereka mengaku perselisihan terjadi karena Chang mengambil barang daur ulang milik mereka.

Setelah pemeriksaan, kepolisian memproses keempatnya atas dugaan tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan kematian.

(Oleh Chiang Yi-ching Jason Cahyadi)

Selesai/

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.