RS: Bupati Penghu membaik setelah operasi pasca jatuh koma dalam perayaan Imlek

19/02/2026 19:11(Diperbaharui 19/02/2026 19:11)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Bupati Penghu Chen Kuang-fu. (Sumber Foto : Dokumentasi CNA)
Bupati Penghu Chen Kuang-fu. (Sumber Foto : Dokumentasi CNA)

Kaohsiung, 19 Feb. (CNA) Kondisi Bupati Penghu Chen Kuang-fu (陳光復) terus membaik setelah menjalani operasi darurat usai diterbangkan ke Kaohsiung akibat pendarahan otak pasca terjatuh dalam perayaan Tahun Baru Imlek hari Selasa (17/2), menurut pernyataan dokter yang merawatnya pada Kamis.

Anggota Partai Progresif Demokratik (DPP) yang berusia 70 tahun itu terpeleset saat menuruni tangga dan kepalanya terbentur lantai pada Selasa saat menghadiri acara publik di Kabupaten Penghu.

Setelah jantungnya sempat berhenti dan kehilangan kesadaran, Chen segera dilarikan ke National Defense Medical University Tri-Service General Hospital Cabang Penghu.

Ia kemudian dipindahkan ke Kaohsiung Veterans General Hospital (KVGH) untuk perawatan lanjutan pada Selasa, sesuai keinginan keluarganya.

Bupati Penghu Chen Kuang-fu (kedua dari kanan) dalam perayaan Tahun Baru Imlek hari Selasa. (Sumber Foto : Dokumentasi CNA)
Bupati Penghu Chen Kuang-fu (kedua dari kanan) dalam perayaan Tahun Baru Imlek hari Selasa. (Sumber Foto : Dokumentasi CNA)

Liao Wei-chuan (廖維專), direktur Departemen Bedah Saraf KVGH, mengatakan pada Kamis bahwa kondisi Chen telah membaik setelah menjalani operasi darurat sesaat setelah ia masuk rumah sakit.

Saat ini, ia berada di unit perawatan intensif pasca operasi, tambah Liao.

Liao mengatakan tim medis KVGH akan membantu Chen memulai rehabilitasi dua atau tiga hari setelah operasi, yang dilakukan pada Selasa, dengan pembengkakan dan memar diperkirakan mencapai puncaknya sekitar 48 hingga 72 jam pasca operasi.

Sebuah pernyataan juga diposting di halaman Facebook Chen pada Kamis sore yang mengucapkan terima kasih kepada semua teman, pendukung, dan tim medis atas namanya, serta menambahkan bahwa ia "Mengalami kemajuan."

Keluarga Chen mengatakan beberapa hari terakhir sangat berat, tetapi mereka bersyukur atas dukungan luas dan doa terbaik yang mereka terima, demikian isi postingan tersebut.

(Oleh Chang Jung-hsiang, Kao Hua-chien, Joseph Yeh, dan Jason Cahyadi)

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.