Taipei, 5 Feb. (CNA) Sebuah toko teh di Distrik Taiping, Taichung pada Kamis (5/2) pagi ditembaki dengan senapan rakitan lebih dari 20 kali, diduga dipicu perselisihan dalam keadaan mabuk yang melibatkan seorang remaja yang telah menyerahkan diri, menurut kepolisian.
Kantor Polisi Taiping menjelaskan bahwa pada pukul 10.06 pagi, kepolisian menerima laporan dari warga yang menyebutkan seorang pria menembaki pintu sebuah toko teh di Jalan Zhongshan Bagian 3, menggunakan senjata api yang belum diketahui jenisnya, lalu melarikan diri.
Setelah menerima laporan, kepolisian mengerahkan pasukan respons cepat ke lokasi, mengamankan tempat kejadian perkara, serta meninjau rekaman kamera pengawas untuk penyelidikan lebih lanjut. Toko tersebut sedang tidak beroperasi sehingga tidak ada korban luka, menurut pihak berwenang.
Menurut pihak berwenang, remaja berusia 17 tahun yang terlibat dalam kejadian membawa senapan laras panjang rakitan dan melepaskan sekitar lebih dari 20 tembakan di lokasi. Setelah melakukan aksinya, ia menyerahkan diri ke Kantor Polisi IV Kota Taichung.
Berdasarkan penyelidikan, remaja tersebut sebelumnya terlibat perselisihan dengan pihak toko setelah minum minuman beralkohol. Karena merasa tidak puas, ia kemudian mendatangi lokasi dan, sebagai pelampiasan amarah, menembak menggunakan senjata api milik seorang teman yang telah meninggal.
Kantor Polisi Taiping mengatakan mereka telah membawa pelaku untuk penyidikan sesuai prosedur hukum. Kasus ini akan diproses berdasarkan dugaan pelanggaran Undang-Undang Pengendalian Senjata Api, Amunisi, dan Senjata Tajam serta pasal perusakan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.
Remaja tersebut akan diserahkan ke Pengadilan Remaja Pengadilan Distrik Taichung, dan kepolisian akan terus menelusuri motif kejadian serta asal-usul dan peredaran senjata yang digunakan, kata kantor polisi.
(Oleh Edison Su dan Jason Cahyadi)
Selesai/IF