Kepolisian sita NT$7 juta hasil pencurian dalam transaksi penipuan di jalanan Taipei

05/02/2026 15:55(Diperbaharui 05/02/2026 15:55)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

(Sumber Foto : Otoritas setempat)
(Sumber Foto : Otoritas setempat)

Taipei, 5 Feb. (CNA) Kepolisian mengatakan telah menyita NT$7 juta (Rp3,7 miliar) uang hasil perampokan yang berlangsung dalam sebuah transaksi penipuan investasi mata uang kripto palsu di jalanan Taipei pada Rabu (4/2).

Kantor Polisi Datong mengatakan mereka pada sekitar pukul 2 sore Rabu menerima laporan bahwa terjadi perampokan terhadap dana penipuan di sebuah gang di ruas Jalan Chongqing Utara Bagian 2.

Menurut penyidikan, korban, wanita bermarga Hsu (許), telah tertipu modus investasi mata uang kripto palsu setelah dibujuk dengan perhatian dan pendekatan emosional oleh sesosok "pria" yang dikenalnya melalui internet beberapa bulan lalu.

Pada Januari tahun ini, korban telah menyerahkan NT$1 juta, dan karena merasa berhasil, sindikat penipuan kembali mendorong korban untuk menambah investasinya, menurut penyidikan.

Korban yang mempercayai tawaran tersebut kemudian membuat janji transaksi tatap muka sebesar NT$7,05 juta dengan seorang pria, bermarga Hsieh (謝) (31), yang mengaku sebagai staf bisnis pedagang mata uang kripto.

Namun, dalam prosesnya, uang tersebut tiba-tiba dirampas dengan tangan kosong oleh seorang pria tak dikenal yang kemudian melarikan diri menggunakan mobil penjemput, menurut kepolisian.

Pihak berwenang, setelah menelusuri dan mencocokkan rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi kejadian serta melakukan pemeriksaan saksi, dalam waktu lima jam berhasil mengidentifikasi target dan kendaraan pelariannya.

Pada Rabu dan Kamis, kepolisian secara bertahap menangkap enam tersangka di berbagai lokasi di New Taipei dan sekitarnya, serta menyita kembali uang hasil kejahatan sebesar NT$7 juta.

Penyidikan awal menunjukkan bahwa para tersangka mengenal Hsieh, dan tidak menutup kemungkinan adanya persekongkolan antara kedua pihak, menurut kepolisian.

Kepolisian mengatakan kasus ini akan diserahkan ke Kantor Kejaksaan Distrik Shilin untuk penyidikan lebih lanjut atas dugaan tindak pidana penipuan dan perampokan.

(Oleh Huang Li-yun dan Jason Cahyadi)

Selesai/IF

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.