New Taipei, 20 Jan. (CNA) Seorang pria berusia 36 tahun yang diduga membunuh ibu dan ayahnya di Distrik Luzhou, New Taipei, setelah mereka menolak memberinya uang, telah ditangkap di Distrik Xinzhuang, kota tersebut pada Senin (19/1) malam, menurut pihak berwenang.
Menurut Departemen Kepolisian Kota New Taipei, seorang kerabat keluarga tersebut menelepon polisi setelah beberapa kali gagal menghubungi ibu tersangka, bermarga Hsu (許), melalui telepon pada Senin.
Kerabat tersebut kemudian pergi ke rumah korban dan menelepon lagi dari luar pintu depan rumah mereka, di mana ia bisa mendengar ponsel Hsu berdering di dalam, kata polisi.
Setelah memanggil tukang kunci untuk membuka pintu depan rumah, polisi masuk dan menemukan jenazah Hsu (75) dan suaminya bermarga Liao (廖) (67), tergeletak di genangan darah di lantai ruang tamu, masing-masing dengan lebih dari 10 luka sayatan di tubuh mereka.
Dengan menggunakan rekaman video pengawas, polisi menemukan bahwa putra pasangan tersebut, yang juga bermarga Liao, telah mengunjungi rumah keluarga pada Sabtu malam, sebelum pergi sekitar pukul 9 malam dengan sepeda motor.
Setelah meninggalkan lokasi kejadian, Liao yang lebih muda pergi ke Sanchong, meninggalkan sepeda motornya, lalu naik taksi ke Distrik Xinzhuang, di mana ia melanjutkan pelariannya dengan berjalan kaki, kata polisi.
Sebuah parang yang diduga digunakan dalam pembunuhan ditemukan di kompartemen penyimpanan di bawah jok sepeda motor, kata polisi.
Mengutip sumber polisi anonim, laporan media lokal menyebutkan bahwa tersangka tidur di lokasi konstruksi di sebelah Taman Olahraga Xinzhuang pada Sabtu dan Minggu malam.
Ia ditangkap pada pukul 18.16 Senin di Jalan Xintai dan dibawa untuk diinterogasi.
Menurut sumber polisi, pasangan yang dibunuh tersebut memiliki usaha berjualan panekuk daun bawang dari truk di Sanchong, sementara putra mereka, anak tunggal, menganggur kecuali sesekali melakukan pekerjaan serabutan.
Selesai/ja