Taipei, 19 Jan. (CNA) Massa udara dingin yang kuat diperkirakan akan tiba di Taiwan pada Senin malam (19/1), yang berpotensi menurunkan suhu di beberapa daerah dataran rendah hingga serendah 8 derajat Celsius mulai Rabu (21/1) hingga Jumat (23/1), menurut Direktorat Jenderal Cuaca Pusat (CWA).
Ahli ramalan cuaca CWA, Cheng Chieh-jen (鄭傑仁), mengatakan sistem ini akan bergerak ke selatan pada malam hari, membawa penurunan suhu secara bertahap sebelum penurunan yang lebih tajam mulai Selasa sore.
Suhu di Taiwan utara dan Yilan diperkirakan akan turun hingga sekitar 15-16 derajat pada malam hari hingga Selasa, dengan suhu tertinggi pada siang hari Selasa hanya mencapai 17-18 derajat, kata Cheng.
Taiwan tengah dan selatan akan mendingin lebih lambat, dengan suhu tertinggi pada siang hari masih mencapai 24-25 derajat pada Selasa (20/1), tambahnya.
Curah hujan diperkirakan akan mencapai puncaknya dari Senin malam hingga Selasa, kata Cheng, seraya menambahkan bahwa CWA telah mengeluarkan peringatan hujan lebat untuk hujan intensitas tinggi berdurasi singkat di pesisir Keelung dan daerah pegunungan Taipei serta New Taipei.
Dari Rabu hingga Jumat, saat massa udara dingin mencapai kekuatan puncaknya, suhu terendah di daerah dataran rendah utara Tainan diperkirakan berkisar antara 10 hingga 12 derajat, sementara Kaohsiung, Pingtung, dan Taiwan timur akan mengalami suhu terendah sekitar 13-15 derajat.
Di beberapa daerah dataran rendah yang terbuka atau dekat pegunungan, suhu bisa turun hingga 8-10 derajat, kata peramal cuaca tersebut.
Suhu siang hari selama periode ini akan tetap dingin di utara sekitar 14-16 derajat, sementara Taiwan tengah dan selatan mungkin akan mengalami suhu tertinggi siang hari yang sedikit lebih hangat, yaitu 17-22 derajat, kata Cheng.
Massa udara dingin ini diperkirakan akan melemah pada akhir pekan, dengan suhu yang kembali naik pada siang hari namun tetap dingin pada pagi dan malam hari.
Taiwan utara diperkirakan akan mengalami suhu terendah 11-15 derajat, dengan suhu tertinggi siang hari pulih menjadi 19-22 derajat, menurut Cheng.
Jika massa udara dingin ini disertai kelembapan yang cukup, kemungkinan terjadi salju pada pagi hari Rabu hingga Jumat di ketinggian di atas 2.000 meter di Taiwan utara dan di atas 3.000 meter di Taiwan tengah dan Hualien, kata Cheng.
Cuaca yang lebih stabil dan pemanasan lebih lanjut diperkirakan mulai Senin depan, kata Cheng.
Selesai/IF
Selesai/