Taipei, 20 Jan. (CNA) Para wisatawan yang masuk ke Taiwan akan diizinkan membawa hingga 200 batang produk tembakau yang dipanaskan tanpa bea masuk mulai 1 Februari, namun produk tersebut harus dibeli di area bebas bea di bandara Taiwan karena aturan persetujuan kesehatan yang berlaku.
Satu-satunya produk tembakau yang dipanaskan -- perangkat elektronik yang memanaskan batang tembakau olahan pada suhu lebih rendah daripada rokok konvensional -- yang saat ini disetujui untuk dijual di Taiwan, tidak dijual di luar negeri, menurut Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Taiwan (MOHW).
Oleh karena itu, wisatawan yang mencoba membawa batang tembakau yang dipanaskan yang belum disetujui dari luar negeri setelah 1 Februari dengan harapan menghindari pembayaran bea masuk tetap akan melanggar Undang-Undang Pencegahan Bahaya Tembakau dan dapat dikenai denda mulai dari NT$50.000 (Rp26.910.537) hingga NT$5 juta, kata kementerian tersebut.
Lo Su-ying (羅素英), kepala Divisi Pengendalian Tembakau di Administrasi Promosi Kesehatan (HPA) MOHW, mengatakan kepada wartawan pada hari Senin (19/1) bahwa saat ini hanya dua perusahaan yang beroperasi di Taiwan yang memiliki produk tembakau yang dipanaskan dan kombinasi komponen yang telah disetujui oleh MOHW.
Lo mengatakan wisatawan tidak boleh membawa produk tembakau yang dipanaskan lain yang dibeli di luar negeri ke Taiwan, tetapi dapat membeli produk yang disetujui di toko bebas bea di bandara Taiwan atau di pulau-pulau terluar dan membawanya masuk sesuai aturan bebas bea yang baru.
Lo mengatakan HPA telah mengirimkan informasi tentang produk tembakau yang dipanaskan yang telah lulus penilaian risiko kesehatan kepada Administrasi Bea Cukai pada 1 Oktober tahun lalu untuk dijadikan referensi dalam pemeriksaan saat masuk.
HPA mengatakan akan memperkuat upaya komunikasi dan edukasi publik untuk membantu wisatawan memahami aturan tersebut sebelumnya dan menghindari pelanggaran hukum.
Selesai/IF