Wanita Taoyuan dihukum 20 tahun atas pembakaran yang tewaskan putri pacarnya

07/11/2025 16:20(Diperbaharui 07/11/2025 16:20)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Mahkamah Agung. (Sumber Foto : Dokumentasi CNA)
Mahkamah Agung. (Sumber Foto : Dokumentasi CNA)

Taipei, 7 Nov. (CNA) Mahkamah Agung pada Kamis (6/11) mempertahankan hukuman penjara 20 tahun bagi seorang wanita Taoyuan yang melakukan pembakaran sehingga menewaskan putri berusia 3 tahun dari pacarnya yang tinggal serumah dengannya.

Menurut dokumen pengadilan, wanita bermarga Teng (鄧) tersebut tinggal bersama pacarnya, bermarga Yu (游), orang tua Yu, dan putri kecil Yu di Distrik Daxi, Taoyuan.

Pada Januari 2023, pasangan tersebut bertengkar setelah ayah kandung anak perempuan itu mengunjungi rumah mereka, di mana Teng mengancam akan membakar keluarga dan putri Yu.

Pada 7 Februari 2023 pagi, pasangan itu kembali bertengkar setelah Teng memeriksa ponsel Yu. Teng, dalam keadaan marah, menuangkan bensin ke Yu, putrinya, dan ke seluruh ruangan sebelum menyalakannya dengan korek api.

Yu berhasil memadamkan api di kamar mandi dan mencoba menyelamatkan putrinya, tetapi api menyebar terlalu cepat. Anak tersebut meninggal di tempat kejadian akibat luka bakar dan menghirup asap, sementara Yu mengalami luka bakar tingkat dua dan tiga di 90 persen tubuhnya.

Pada Juni 2023, kejaksaan mendakwa Teng atas pembunuhan dan membuat ancaman kriminal.

Pada Juni 2024, hakim warga di Pengadilan Distrik Taoyuan menyatakan ia bersalah karena sengaja membunuh anak itu dan menjatuhkan hukuman 20 tahun penjara, ditambah 59 hari penahanan untuk ancaman tersebut, yang dapat diubah menjadi denda.

Kejaksaan dan Teng mengajukan banding, tetapi Pengadilan Tinggi Taiwan menguatkan putusan tersebut pada Juli tahun ini, dengan mengatakan pengadilan tingkat bawah telah menetapkan fakta dan menerapkan hukum dengan benar.

Mahkamah Agung kemudian menolak banding terakhir Teng, sehingga hukuman 20 tahun tersebut menjadi final.

(Oleh Lin Chang-shun dan Evelyn Kao dan Miralux) 

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/JC

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.