Taipei, 11 Sep. (CNA) Warga negara asing dengan izin tinggal permanen dan penduduk asing yang menikah dengan warga Taiwan akan memenuhi syarat untuk menerima bantuan tunai sebesar NT$10.000 (Rp5,42 juta) dari pemerintah, kata Yuan Eksekutif (Kabinet) hari Kamis (11/9).
Dalam sebuah konferensi pers di Taipei, Direktur Jenderal Perbendaharaan Nasional Chen Po-cheng (陳柏誠) mengatakan bahwa aturan kelayakan untuk rencana bantuan tunai NT$10.000 tersebut sebagian besar sama dengan pembagian tunai NT$6.000 yang didistribusikan pada 2023.
Selain warga negara Taiwan, kata Chen, penduduk tetap asing, pasangan asing dari warga Taiwan yang memiliki izin tinggal, serta penduduk tanpa kewarganegaraan juga memenuhi syarat untuk menerima bantuan tersebut.
Program bantuan tunai ini merupakan bagian dari paket khusus senilai NT$570 miliar yang dirancang untuk memberikan bantuan keuangan kepada bisnis dan individu yang terdampak tarif Amerika Serikat (AS) atas ekspor Taiwan, sekaligus memperkuat infrastruktur pertahanan dan Penjaga Pantai Taiwan.
Setelah pengesahan undang-undang khusus yang mengesahkan langkah-langkah tersebut baru-baru ini, Kabinet pada Kamis menyetujui rancangan anggaran khusus terkait, yang juga memerlukan persetujuan legislatif sebelum pemerintah benar-benar dapat mengakses dana NT$570 miliar tersebut.
Bantuan tunai, yang diperkirakan akan didistribusikan sekitar satu bulan setelah anggaran khusus yang diusulkan disahkan Yuan Legislatif dan ditandatangani menjadi undang-undang oleh Presiden Lai Ching-te (賴清德), diperkirakan akan menelan biaya total NT$236 miliar, menurut Kementerian Keuangan.
Pendanaan NT$570 miliar tersebut akan didapatkan melalui pendapatan surplus dan pinjaman, tambah kementerian tersebut.
Selesai/JC