Pemilik toko yang jual obat ilegal di Hsinchu terancam penjara 10 tahun dan denda NT$100 juta

26/09/2024 18:27(Diperbaharui 28/09/2024 21:35)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Sejumlah obat ilegal dan alat medis disita dari sebuah toko klontong di Kota Hsinchu. (Sumber Foto : Biro Kesehatan Masyarakat Kota Hsinchu)
Sejumlah obat ilegal dan alat medis disita dari sebuah toko klontong di Kota Hsinchu. (Sumber Foto : Biro Kesehatan Masyarakat Kota Hsinchu)

Taipei, 26 Sep. (CNA) Pemerintah Kota Hsinchu hari Rabu (25/9) menyampaikan sejumlah obat ilegal dan alat medis telah disita dari sebuah toko klontong di kota tersebut, dan pemiliknya terancam hukuman penjara maksimal 10 tahun dengan denda hingga NT$100 juta (Rp47,488 miliar).

Kepala Biro Kesehatan Masyarakat Kota Hsinchu, Chen Hou-chuan (陳厚全) menyatakan bahwa obat-obatan ilegal dan alat medis itu tidak terdaftar di Direktorat Jenderal Pengawas Obat-obatan dan Makanan (FDA) Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan (MOHW). 

Chen menyampaikan, pemilik toko mengaku bahwa obat-obatan dan peralatan medis yang dibawa sendiri dari luar negeri ke Taiwan, termasuk obat penghilang rasa sakit dan lambung yang kemasannya tidak memiliki label dalam bahasa Mandarin serta tidak memiliki nomor izin dari FDA.

Produk terkait telah di tarik dan disita, sementara pemilik toko telah diminta memberikan penjelasan dan ditindak sesuai peraturan yang berlaku, ujar Chen.

Kepada CNA, Chen menyampaikan bahwa untuk melindungi keamanan dan kesehatan masyarakat dalam penggunaan obat, selain terus memperkuat pengawasan terhadap pelanggaran iklan obat, mereka juga melakukan inspeksi dan pengujian terhadap obat-obatan yang dijual di pasaran.

Menurut Undang-Undang Farmasi, Chen menjelaskan bahwa mengimpor obat-obatan tanpa persetujuan dianggap sebagai obat terlarang dan dapat dihukum dengan penjara hingga 10 tahun serta denda hingga NT$100 juta. 

Jika seseorang mengetahui bahwa obat tersebut adalah obat terlarang dan menjualnya atau berniat menjualnya, mereka dapat dihukum dengan penjara hingga 7 tahun dan denda hingga NT$50 juta, kata dia.

Chen mengimbau masyarakat yang membutuhkan obat untuk berkonsultasi dengan dokter atau apoteker dan mengikuti petunjuk profesional untuk menggunakan obat yang memiliki izin dari MOHW.

Jangan membeli obat yang tidak jelas sumbernya melalui platform daring, tegas dia.

(Oleh Lu Kang-chun dan Antonius Agoeng Sunarto)

Selesai/JC

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.